(Baca juga: Citra Satelit, Tumpahan Minyak di Teluk Balikpapan Merembes hingga ke Selat Makassar)
Sementara itu, Menteri Siti juga menjelaskan, telah ditandatangani berita acara verifikasi dan pengambilan sampel yang melibatkan pihak Pertamina Refeneri Unit V (RU V) dan ditandatangani pihan pertamina RU V juga.
Selama kegiatan di lapangan, telah mengumpulkan sampel material yang diduga minyak di permukaan air, sampel air dan sampel sedimen di dasar pada pipa pertamina yang ditemukan. Sampel air dan sedimen di kawasan mangrove juga pengamatan mangrove.
“Selain itu digunakan drone untuk melakukan mapping real daerah terpapar minya,” tambah Menteru Siti.
Menurut rencana, dalam waktu dekat Dit PSLH akan menurunkan tim valuasi ekonomi setelah data ekologi dan paparan akibat minyak telah tersusun sempurna untuk diperlajari oleh tim valuasi ekonomi.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.