Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Peminum Miras Oplosan adalah Korban Kesenjangan

Muhamad Rizky , Jurnalis-Senin, 09 April 2018 |06:45 WIB
Peminum Miras Oplosan adalah Korban Kesenjangan
Miras oplosan yang diamankan Polres Bekasi. Foto Okezone/Djamhari
A
A
A

JAKARTA – Puluhan nyawa melayang menenggak minuman keras (miras) oplosan. Kepolisian daerah Polda Metro Jaya, mengungkap korban tewas akibat meneguk miras olposan sudah mencapai 31 orang. Korban merupakan warga, Jakarta, Depok dan Bekasi. Terbaru, 12 dari 27 warga Kabupaten Bandung, Jawa Barat, tewas setelah meminum miras oplosan.

Sosiolog dari Universitas Infonesia, Daisy Indira menilai, jatuhnya banyak korban akibat menenggak miras oplosan, salah satunya akibat adanya kesenjangan kesejahteraan.

Daisy beranggapan bahwa warga kelas bawah yang tidak mampu membeli minuman beralkohol yang dijual secara legal, beralih ke miras oplosan.

"Kasus ini jangan hanya dilihat adanya korban tapi kasus ini harus menjadi waspada bagi kita termasuk pemerintah dan stackholder lain bahwa ada kesenjangan yang begitu jauh sebenernya antara yang the have (si kaya-red) and the have not (si miskin-red) yang masing-masing mengembangkan budayanya masing-masing," kata Daisy saat dihubungi Okezone, Minggu (8/4/2018).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement