Dubes Rusia: Finalisasi Kesepakatan Pembelian Sukhoi Masih Butuh Waktu

Rahman Asmardika, Jurnalis · Jum'at 13 April 2018 14:06 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 04 13 18 1886212 dubes-rusia-finalisasi-kesepakatan-pembelian-sukhoi-masih-butuh-waktu-XT3T6C4rwe.jpg Jet tempur Sukhoi Su-35. (Foto: Reuters)

JAKARTA – Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Georgievna Vorobieva mengatakan, proses pembelian pesawat Sukhoi Su-35 dari Rusia masih membutuhkan waktu untuk difinalisasi. Dia menjelaskan bahwa ada detail-detail yang masih dibicarakan dan didiskusikan antara kedua negara.

BACA JUGA: November, Indonesia Tanda Tangan Kontrak Pembelian 11 Unit Sukhoi SU-35

“Mengenai Sukhoi Su-35 Saya bisa mengonfirmasi bahwa kontrak itu telah ditandatangani oleh menteri pertahanan. Tetapi untuk menyelesaikan kesepakatan seperti ini membutuhkan waktu, tidak bisa selesai hanya dengan penandatanganan satu dokumen karena detailnya masih harus didiskusikan,” kata Dubes Lyudmila dalam press briefing di Kediamannya, Jumat (13/4/2018).

“Saya saat ini tidak bisa memberikan detail mengenai kesepakatan tersebut karena belum difinalisasi. Yang bisa saya katakan saat ini sedang dalam dialog antara badan-badan kita yang terkait dan kami menunggu kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak,” tambahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Indonesia berencana membeli 11 unit jet tempur generasi ke-4 Sukhoi Su-35 dari Rusia untuk menambah kekuatan angkatan udara RI. Penandatanganan kontrak pembelian pesawat tempur canggih Rusia itu telah ditandatangani pada 2017 lalu.

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan, pesawat-pesawat tersebut diperkirakan datang ke Indonesia dua tahun setelah penandatanganan kontrak antara Indonesia dan Rusia.

BACA JUGA: Tahun 2019, Sukhoi SU-35 Akan Mengudara di Langit Indonesia

“Saya dapat mengatakan bahwa perlengkapan kami adalah yang terbaik dan hal itu telah terbukti di Timur Tengah. Kami pikir Su-35 adalah pilihan yang bagus untuk Indonesia,” kata Dubes Lyudmila.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini