nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kecelakaan Kapal di Perairan Johor karena Kehabisan Bahan Bakar

Aini Lestari, Jurnalis · Kamis 19 April 2018 16:19 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 19 340 1888847 kecelakaan-kapal-di-perairan-johor-karena-kehabisan-bahan-bakar-rZrknkohH8.jpeg Foto: dok Basarnas

BATAM - Kecelakaan kapal tanpa nama yang terjadi di Perairan Batu Putih, Johor, Malaysia pada Kamis (19/4/2018) dinihari dikarenakan kehabisan bahan bakar. Nahkoda yang menjalankan kapal tidak mengetahui jalur laut menuju Batam sehingga kapal sempat nyasar.

"Nahkodanya ini tidak tahu arah. Jadi kapal sempat nyasar hingga kehabisan bahan bakar," kata Kompol Jazuli Dani Iriawan, Komandan KP Baladewa Korpoalirud Baharkam Mabes Polri saat ditemui di Pelabuhan Batu Ampar, Kamis (19/4/2018) siang.

Dani menjelaskan, kapal ini mengangkut TKI ilegal dari Johor Malaysia menuju Batam. Selain nahkoda, terdapat juga satu orang tekong atau agen TKI dan 4 orang ABK. Dari pendataan yang dilakukan sesaat setibanya di Pelabuhan Batu Ampar diketahui bahwa korban berjumlah 101 orang yang mana 22 orang perempuan, 75 orang laki-laki dan 4 orang anak-anak.

"Total TKI sebanyak 101 orang, dan kami amankan satu orang tekong bersama 4 orang ABK. Dan dua diantara korban perempuan diketahui sedang hamil," ujarnya lagi.

Setibanya di Batam, lanjut Dani, para korban bersama dengan tekong dan ABK kapal dibawa ke Mapolairud Polda Kepri untuk menjalani pemeriksaan. Demikian juga kapal tanpa nama dengan 4 mesin berkapasitas 200 PK yang digunakan untuk mengangkut para TKI tersebut sudah digiring ke tempat yang sama.

TKI Korban Kecelakaan Kapal 

Hal senada juga disampaikan oleh Kapolresta Barelang, Kombes Hengki usai meninjau para korban di Pelabuhan Batu Ampar. Ia menyampaikan bahwa seluruh korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat oleh tim KP Baladewa.

"Usai mendapat laporan, KP Baladewa langsung menuju ke lokasi dan berhasil mengevakuasi para korban. Selanjutnya mereka akan dibawa ke Ditplairud Polda Kepri untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," katanya.

Hengki menjelaskan, bahwa para korban merupakan TKI ilegal yang hendak pulang ke tanah air dari Johor Malaysia.

"Logikanya saja, kalau mereka legal, kenapa tidak pulang melalui jalur resmi," katanya.

 TKI Korban Kecelakaan Kapal

Sebelumnya, para korban kecelakaan kapal ini tiba di Pelabuhan Batu Ampar sekitar pukul 13.00 wib, Kamis (19/4/202) usai berlayar selama 3 jam dari lokasi kejadian menggunakan kapal KP Baladewa milik Korpolairud Baharkam Mabes Polri. Setibanya di Batam, para korban langsung didata dan menjalani pemeriksaan kesehatan.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini