Image

Pelaku Pembunuhan Dosen Palestina Diyakini Masih Berada di Malaysia

Rahman Asmardika, Jurnalis · Rabu 25 April 2018 17:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 25 18 1891302 pelaku-pembunuhan-dosen-palestina-diyakini-masih-berada-di-malaysia-IuLBLXVHwS.jpg Seorang pria memasang poster Fadi al-Batsh yang tewas dibunuh di Malaysia di rumah keluarganya di Gaza. (Foto: Reuters)

KUALA LUMPUR – Kepolisian Malaysia mengatakan, dua tersangka penembakan seorang insinyur Palestina di Kuala Lumpur masih berada di Malaysia. Tersangka yang diduga merupakan warga negara asing diyakini masuk ke Malaysia pada akhir Januari lalu.

Dua pria yang mengendarai sepeda motor melepaskan setidaknya 14 tembakan ke arah Fadi al-Batsh, seorang dosen teknik, di luar gedung apartemennya pada Sabtu pagi dan menewaskannya. Sepeda motor Kawasaki yang digunakan pelaku ditemukan dibuang di dekat sebuah danau sekira sembilan menit dari lokasi kejadian.

BACA JUGA: Insinyur Palestina Ditembak Mati di Kuala Lumpur, Mossad Diduga Bertanggungjawab

Dari sepeda motor tersebut polisi berhasil melacak foto salah seorang tersangka. Namun, polisi masih belum mengetahui kewarganegaraan kedua pelaku.

"Kami yakin para tersangka masih berada di negara ini," kata Inspektur Jenderal Kepolisian Malaysia, Mohammad Fuzi Harun sebagaimana dilansir Reuters, Rabu (25/4/2018).

"Kami belum mengidentifikasi mereka, tetapi kami menduga bahwa mereka menggunakan identifikasi palsu baik ketika memasuki negara atau ketika mereka berada di sini."

Pihak berwenang pada awalnya merilis foto-foto para tersangka yang dibuat oleh komputer, sesuai yang digambarkan para saksi sebagai orang-orang yang berbadan tegap dan berkulit terang, mungkin Timur Tengah atau Eropa.

Foto baru salah satu tersangka menunjukkan seorang pria berkulit terang dengan rambut gelap, bergelombang dan jenggot yang lebat.

Wakil Perdana Menteri Malaysia, Ahmad Zahid Hamidi mengatakan bahwa para tersangka diduga memiliki kaitan dengan agen intelijen asing. Sementara kelompok Hamas di Palestina menuduh dinas intelijen Israel, Mossad berada di balik pembunuhan al-Batsh.

BACA JUGA: Kepolisian Malaysia Rilis Foto Tersangka Pembunuhan Insinyur Palestina

Mohammad Fuzi mengatakan pembunuhan itu dilakukan dengan cara yang profesional, tetapi menolak berkomentar mengenai laporan itu dilakukan oleh Mossad atau pembunuh yang terlatih. Israel telah membantah tuduhan Hamas tersebut.

Duta Besar Palestina untuk Malaysia, Anwar al-Agha mengatakan, jasad al-Batsh telah akan dikembalikan ke kampung halamannya di Gaza setelah upacara pemakaman di Kuala Lumpur.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini