Selain itu, Zaki menyebut, kondisi sosial di Poso juga menjadi kesempatan ISIS berniat menempati kota itu sebagai markas di Indonesia. Tak hanya itu, sambung Zaki, adanya fenomena konflik Agama di Poso juga menjadi celah untuk dimanfaatkan ISIS.
"Beberapa jihadis dari Uighur dan Turki juga telah bergabung dengan MIT. Juga kondisi sosiologis masyarakat yang terfragmentasi akibat konflik Islam-Kristen di Poso menjadikannya sangat kondusif (untuk jadi markas ISIS)," papar Zaki.

Zaki mengungkapkan, jauh sebelumnya, Kota Poso memang sudah diincar oleh kelompok Al-Qaeda untuk dijadikan basis kekuatan dari jaringan tersebut. Bahkan, hal ini yang diindikasikan kuat sebagai lahirnya kelompok MIT di Indonesia.
"Sebelumnya awal 2000an Jemaah Islamiyah (JI), sudah merancang proyek Uhud untuk menjadikan Poso sebagai basis Al-Qaeda. Proyek Uhud, itulah yang menjadi salah satu cikal bakal munculnya MIT," ungkap Zaki.
