Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Algojo Malaysia Tawarkan Buka Mulut Soal Pembunuhan yang Hantui Pemerintahan Najib Razak

Rahman Asmardika , Jurnalis-Senin, 21 Mei 2018 |16:18 WIB
Algojo Malaysia Tawarkan Buka Mulut Soal Pembunuhan yang Hantui Pemerintahan Najib Razak
Sirul Azhar Umar dijatuhi hukuman mati atas pembunuhan Altantuya Shaariibuu.
A
A
A

SYDNEY - Seorang mantan pembunuh bayaran Malaysia yang selama tiga tahun terakhir mendekam di penjara Australia telah menawarkan diri untuk kembali ke negaranya dan mengungkap sebuah kasus pembunuhan pada 2009 yang sering dikaitkan dengan pemerintahan perdana menteri Najib Razak.

Guardian, Senin (21/5/2018) mewartakan, Sirul Azhar Umar saat ini ditahan di sayap berkeamanan tinggi di Pusat Penahanan Villawood, Sydney, Australia mengatakan kepada laman Malaysiakini bahwa dirinya bersedia membantu pemerintahan Pakatan Harapan untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi dalam kasus pembunuhan Altantuya Shaariibuu pada 2006 jika dia diberikan pengampunan penuh.

Altantuya adalah seorang model dan penerjemah asal Mongolia yang juga merupakan kekasih dari penasihat dan orang kepercayaan Najib, Abdul Razak Baginda.

BACA JUGA: Skandal Korupsi Kapal Selam Gemparkan Malaysia

Dia diculik di depan rumah Baginda di Kuala Lumpur sebelum dibawa dan dibunuh di sebuah hutan di Subang. Jasad wanita cantik itu dihancurkan dengan menggunakan bahan peledak militer C-4. Dia diduga meminta bagian pembayaran atas perannya dalam kesepakatan jual beli kapal selam antara Malaysia dengan Prancis yang dipenuhi skandal.

Pembelian dua buah kapal selam kelas Scorpene oleh pemerintah Malaysia itu diduga melibatkan suap oleh seorang sekutu Najib yang saat itu menjabat sebagai menteri pertahanan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement