
Pengakuan SS dan teman-temannya itu tidak pernah membenci Jokowi. Mereka hanya menguji kemampuan polisi mendeteksi kejahatan. Sementara Presiden Jokowi hanya sebagai alat mereka untuk memancing polisi.
Baca Juga: Remaja Penghina Presiden dan Kapolri Divonis 18 Bulan Penjara
Baca Juga: Jokowi: Jangan Gunakan Medsos untuk Menghujat, Memfitnah dan Membully
"Dari hasil pemeriksaan, dia memang tidak bermaksud untuk membenci Presiden atau menghujat Presiden. Jadi dia hanya ada kegiatan dengan teman-temannya. Dia ditantang ngetes polisi apakah sanggup untuk segera menangkap dia," tutur Argo.
Dalam video berdurasi 19 detik itu, SS yang bertelanjang dada serta mengenakan kacamata menujuk foto Jokowi sambil mengeluarkan kata-kata yang bernada ancaman. Bahkan, pria tersebut menantang Jokowi untuk bisa menangkapnya dalam waktu 24 jam.
Setelah beberapa jam video itu viral, akhirnya tim Polda Metro Jaya langsung menyelidiki dan menemukan yang bersangkutan di kawasan Jakarta Barat. Pemuda itu diamankan pada Rabu 23 Mei kemarin sore, dan hingga kini masih dalam proses pemeriksaan.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.