Napi Lapas Batu-Nusakambangan Tak Ada yang Dapat Remisi Lebaran 2018

ant, Jurnalis · Kamis 14 Juni 2018 10:25 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 06 14 512 1910318 napi-lapas-batu-nusakambangan-tak-ada-yang-dapat-remisi-lebaran-2018-wpgZ0SaNnj.jpg Ilustrasi narapidana. (Foto: Okezone)

CILACAP – Narapidana Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Batu, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, tidak ada yang memperoleh remisi khusus Lebaran 2018. Hal itu sebagaimana dikatakan Kepala Lapas Batu Hendra Eka Putra.

"Lapas Batu yang berkapasitas 114 orang, saat ini dihuni 44 warga binaan pemasyarakatan yang terdiri atas 14 narapidana kasus terorisme dan 30 tahanan, seluruhnya pria. Sesuai dengan ketentuan, remisi hanya diberikan kepada narapidana yang memenuhi syarat-syarat yang ditentukan," katanya di Cilacap, Kamis (14/6/2018).

Hendra menegaskan bahwa sebanyak 14 narapidana kasus terorisme tersebut tidak memperoleh remisi karena belum 6 bulan menjalani pidana. Ia menerangkan, disebabkan mereka terlibat kasus khusus sesuai aturan di dalam Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012, maka remisi dapat diberikan setelah menjalani sepertiga masa pidana.

"Jika seorang narapidana dikenai 'letter f' atau hukuman disiplin, hak remisinya tidak diberikan," ucapnya.

Membahas soal jumlah narapidana dari tujuh lapas lainnya di Pulau Nusakambangan maupun Kota Cilacap, Hendra mengatakan bahwa berdasarkan data dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Jawa Tengah tercatat dari sebanyak 789 narapidana, 5 orang di antaranya langsung bebas pada Lebaran 2018 karena mendapat remisi khusus II.

Dalam hal ini, seorang narapidana disebut memperoleh remisi khusus II jika sisa masa pidananya habis setelah dikurangi dengan besaran remisi yang diterimanya. Sedangkan remisi khusus I jika masa pidananya masih tersisa setelah dikurangi remisi yang diperoleh.

"Besaran remisi yang diberikan mulai dari 15 hari sampai dengan 2 bulan," tutur Koordinator Lapas se-Nusakambangan dan Cilacap itu.

Berdasarkan data dari Kanwil Kemenkumham Jateng diketahui bahwa di Lapas Kelas II-B Cilacap sebanyak 197 narapidana memperoleh remisi khusus I, Lapas Kelas II-A Permisan Nusakambangan sebanyak 185 narapidana memperoleh remisi khusus I, Lapas Kelas II-A Kembangkuning Nusakambangan sebanyak 70 narapidana memperoleh remisi khusus I.

Selain itu di Lapas Kelas II-B Terbuka Nusakambangan terdapat sebanyak 43 narapidana memperoleh remisi khusus I dan 4 narapidana mendapat remisi khusus II, Lapas Kelas II-A Pasir Putih Nusakambangan sebanyak 7 narapidana memperoleh remisi khusus I dan 1 narapidana mendapat remisi khusus II.

"Narapidana dari Lapas Pasir Putih yang memperoleh remisi khusus II merupakan narapidana kasus terorisme," ungkapnya.

Sementara di Lapas Kelas II-A Besi Nusakambangan, kata dia, terdapat sebanyak 6 narapidana yang memperoleh remisi khusus I. Sedangkan di Lapas Kelas II-A Narkotika Nusakambangan sebanyak 276 narapidana mendapat remisi khusus I.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebanyak 642 narapidana yang menghuni lapas dan rumah tahanan negara (rutan) lainnya di wilayah eks Keresidenan Banyumas memperoleh remisi khusus Lebaran 2018. Wilayah eks Keresidenan Banyumas meliputi Kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara.

Dalam hal ini di Lapas Kelas II-A Purwokerto Banyumas sebanyak 463 narapidana memperoleh remisi khusus I dan 8 narapidana mendapat remisi khusus II. Kemudian di Rutan Kelas II-B Banyumas sebanyak 40 narapidana memperoleh remisi khusus I.

Sementara di Rutan Kelas II-B Banjarnegara terdapat sebanyak 64 narapidana memperoleh remisi khusus I dan 2 narapidana mendapat remisi khusus II. Selanjutnya di Lapas Kelas II-B Purbalingga sebanyak 63 narapidana memperoleh remisi khusus I dan 3 narapidana mendapat remisi khusus II.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini