BENGKULU - Sekuntum bunga Rafflesia berwarna putih mekar sempurna di kawasan bukit sungai saung ilir, Desa Pagar Kecamatan Ulu Talo, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu. Bunga yang berada di atas tebing dengan kemiringan nyaris 80 derajat tersebut tergolong langka.
Di mana kebanyakan warna bunga Rafflesia kebanyakan berwarna merah. Bunga yang diketahui mekar sejak Selasa 26 Juni 2018 itu berdiameter sekira 45 cm, dengan memiliki kelopak lima buah. Saat ini bunga terbesar di dunia itu sudah mulai membusuk.
Bunga yang belum diketahui jenisnya tersebut tumbuh subur di atas lahan hutan konservasi desa dengan luas 10 hektare (Ha). Di mana lokasinya berjarak sekira satu kilometer (KM) dari pusat desa. Dengan melintasi aliran sungai saung sepanjang 250 meter.
Kepala Desa Pagar Kecamatan Ulu Talo, Kabupaten Seluma, Herman Suadi menyampaikan, bunga rafflesia warna putih tersebut mulai viral, sejak Jumat 29 Juni 2018. Sebab, selama ini bunga Rafflesia hanya berwarna merah.
''Bunga itu ditemukan warga saat mencari umbut rotan di kawasan hutan konservasi desa. Saat ini masih ada tujuh bonggol lagi yang belum mekar,'' kata Herman, saat ditemui di kediamannya, Senin (2/7/2018).

Herman menjelaskan, kawasan hutan konservasi desa sudah acap kali mekar bunga rafflesia. Pertama, kata dia, bunga rafflesia Arnoldii atau warna merah mekar pada Desember 2017. Kemudian, rafflesia warna orange pada bulan Februari 2018. Selain bunga rafflesia, kata Herman, di kawasan tersebut juga terdapat bunga Kibut atau bunga bangkai raksasa (Amorphophallus titanum Becc).
''Di kawasan itu sudah tujuh kali mekar bunga Rafflesia. Untuk yang berwarna putih baru kali ini,'' jelas Herman.
Ditemui terpisah, Pakar Bunga Rafflesia dari Universitas Bengkulu (Unib), Agus Setya mengatakan, bunga rafflesia warna putih di Desa Pagar Kecamatan Ulu Talo berbeda dengan bunga rafflesia lainnya. Bunga Rafflesia yang mekar tersebut langka dan belum pernah ada warna putih.
''Kemungkinan bunga Rafflesia jenis baru. Tapi, mau di cek dahulu,'' sampai Agus.
Kawasan tersebut, terang Agus, merupakan habitat bunga Rafflesia dan bunga bangkai. Di mana di sekitar lokasi banyak ditemukan bonggol Rafflesia serta bunga bangkai raksasa. Selain itu, tambah Agus, kawasan tersebut masih terjaga sehingga bunga rafflesia masih tumbuh subur di wilayah tersebut.
''Lingkungannya masih terjaga,'' jelas Agus.
(Awaludin)