Ditegaskan Basaria, pihaknya memang sudah mengantongi informasi aliran dana e-KTP untuk Rapimnas Partai Golkar. Namun, sambung Basaria, informasi itu perlu dipastikan lebih lanjut ke beberapa saksi yang salah satunya yakni Aburizal Bakrie.
"Jadi memang ada yang katakan digunakan untuk kegiatan Golkar, jadi tidak bisa kalau si A katakan untuk gunakan ini lalu langsung kita ini (simpulkan) itu tidak bisa. Jadi harus ada konfirmasi," terangnya.
Sebelumnya, mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto (Setnov) pernah sempat mengungkapkan adanya aliran dana korupsi e-KTP sebesar Rp5 miliar untuk Rapimnas Golkar. Informasi itu didapatkan Setnov dari keponakannya, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.