Jumlah Korban Banjir Jepang Capai 176 Jiwa, PM Abe Kunjungi Pusat Evakuasi

Rahman Asmardika, Jurnalis · Rabu 11 Juli 2018 19:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 07 11 18 1921055 jumlah-korban-banjir-jepang-capai-176-jiwa-pm-abe-kunjungi-pusat-evakuasi-OqvnvPrpkn.jpg PM Jepang Shinzo Abe mengunjungi pusat evakuasi di Kurashiki, Prefektur Okayama, 11 Juli 2018. (Foto: Kyodo/Reuters)

KUMANO – Perdana Menteri (PM) Shinzo Abe mengunjungi lokasi yang terkena dampak bencana banjir yang diakibatkan hujan deras yang turun di Jepang bagian barat dan tengah pada Rabu. Jumlah korban tewas dalam bencana cuaca terburuk di Jepang dalam 36 tahun itu dilaporkan telah mencapai 176 orang dengan puluhan lainnya masih hilang.

Hujan deras yang mengguyur Jepang pekan lalu telah memicu terjadinya banjir dan longsor yang menyebabkan sejumlah kerusakan pemukiman warga terutama yang terletak di lereng gunung dan memakan ratusan korban jiwa. Tim penyelamat masih melakukan pencarian di sejumlah daerah untuk menemukan korban yang masih dinyatakan hilang.

BACA JUGA: Sedikitnya 141 Orang Tewas Akibat Musibah Banjir Jepang

Pemerintah Jepang mengatakan, sedikitnya 176 korban dinyatakan tewas dan puluhan lainnya masih belum ditemukan dalam bencana cuaca terburuk di Jepang sejak 1982 itu.

PM Abe yang membatalkan empat perjalanan resminya ke luar negeri pada Rabu mengunjungi pusat evakuasi di Okayama. Setelah berbicara dan bertanya dengan para korban yang sebagian besar telah berusia lanjut, Abe mengatakan bahwa dia akan melakukan segala upaya untuk menolong para korban yang selamat.

"Kami akan memotong semua birokrasi untuk mengamankan barang-barang yang dibutuhkan masyarakat untuk hidup mereka, untuk meningkatkan kehidupan di pusat-pusat evakuasi - seperti AC ketika hari-hari panas terus berlanjut - dan kemudian mengamankan perumahan sementara dan hal-hal lain yang dibutuhkan orang untuk membangun kembali kehidupan mereka," kata Abe sebagaimana dilansir Reuters, Rabu (11/7/2018).

BACA JUGA: PM Jepang Shinzo Abe Diprediksi Mengundurkan Diri pada Juni

Pemerintah Jepang berjanji akan mengucurkan dana awal sebesar USD4 miliar untuk memulihkan keadaan daerah yang terdampak banjir dan membuka anggaran khusus jika diperlukan.

Suhu panas yang meningkat diperkirakan akan memicu badai petir pada Rabu. Pihak berwenang memperingatkan tanah longsor baru dapat terjadi di lereng gunung yang dipenuhi air.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini