Beraksi 30 Kali di Bandung, Pelaku Curanmor Berhasil Diringkus

CDB Yudistira, Okezone · Kamis 02 Agustus 2018 03:02 WIB
https: img.okezone.com content 2018 08 02 525 1930579 beraksi-30-kali-di-bandung-pelaku-curanmor-berhasil-diringkus-hJDpBeFjzJ.jpg (Foto: CDB Yudistira/Okezone)

BANDUNG- Satreskrim Polrestabes Bandung mengamankan seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor yang kerap melakukan aksi pencurian di wilayah Kota Bandung.

Pria lajang asal Cianjur berinisial SS (21) itu ditangkap polisi di rumahnya, di kawasan Bandung. SS merupakan target kepolisian karena sudah puluhan kali melakukan aksi pencurian kendaraan motor di Bandung.

Aksi SS terendus Unit Ranmor saat dirinya melakukan aksi pencurian di wilayah Jalan Moh. Toha, Kecamatan Regol.

Dari pelaporan tersebut, polisi melakukan pemeriksaan saksi. Berbekal informasi yang didapat, polisi pun bergerak untuk menangkap pelaku. ‎Di pimpin Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP M. Yoris, ‎SS pun berhasil diringkus.

"Hasil pemeriksaannya terhadap pelaku, yang bersangkutan sudah melakukan 30 aksi pencurian kendaraan bermotor,"‎ ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo, saat ungkap kasus di Mapolres, Jalan Jawa, Bandung, Rabu 1 Agustus 2018.

Foto: CDB/Okezone

Setelah pelaku berhasil diamankan, polisi pun bergerak melakukan pengembangan untuk mencari barang bukti. Pengembangan itu berbuah hasil. Polisi berhasil mengamankan belasan motor hasil curian SS.

Dari setiap aksinya, Hendro menyebut, pelaku ditemani dua orang rekannya yang saat ini tengah dalam pengejaran. "Kepada pelaku kita terapkan pasal 363 KHUPidana dengan ancaman pidana diatas lima tahun penjara," jelasnya.

Saat yang bersamaan, polisi pun juga menyerahkan satu kendaraan bermotor kepada salah seorang korban pencurian.

Sementara itu, pelaku SS menyebut, dirinya kerap menyasar kendaraan yang di parkir di pinggir jalan, pusat keramaian dan kawasan perumahan. "Paling lama satu menit (nyuri motor)," saat diwawancarai di waktu dan tempat yang sama.

Pria plontos ini menuturkan,‎ motor curian biasa diual ke luar Kota Bandung. Ia kerap beraksi pada sore hari. "Hasilnya, yah dipakai buat makan dan hura-hura saja," kata dia.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini