Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

26 Ton Bantuan PMI Diterbangkan Bantu Korban Gempa Lombok

Demon Fajri , Jurnalis-Senin, 06 Agustus 2018 |13:09 WIB
26 Ton Bantuan PMI Diterbangkan Bantu Korban Gempa Lombok
Bantuan PMI di Lombok (Foto: PMI)
A
A
A

LOMBOK - Gempa berkekuatan 7,0 SR yang berdampak di Lombok dan beberapa wilayah di Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Minggu 5 Agustus 2018, Palang Merah Indonesia (PMI) kembali mengirimkan bantuan logistik dan tim medis untuk membantu warga yang terdampak gempa.

Bantuan logistik itu berupa 2.000 selimut, 2.000 matras dan 2.000 terpal. Di mana secara keseluruhan berat bantuan mencapai 26 ton dan bernilai Rp446 juta.

Bantuan tersebut dikirimkan dalam 3 tahap. Yakni, pada Senin (6/8/2018), dengan menggunakan maskapai Citilink Indonesia. Bantuan logistik itu dibarengi dengan keberangkatan Tim Penanggulangan Bencana dari PMI Pusat ke Lombok, Selasa 7 Agustus.

“Pukul 3 sore ini akan diterbangkan bantuan tahap pertama dari Surabaya. Berupa 1.000 matras dan 2.000 terpal. Bantuan akan tiba hari ini juga di Lombok untuk diberikan pada warga terdampak gempa, terutama yang masih banyak mengungsi di depan rumah dan di pinggir jalan,” jelas Tia Kurniawan, Kepala Biro Sarana dan Prasarana Markas Pusat PMI, dalam keterangannya yang diterima Okezone, Senin (6/8/2018).

Selain bantuan logistik, PMI juga memobilisasi tim medis yang terdiri dari 9 dokter, 6 perawat, 1 apoteker, 1 psikolog dan 1 spesialis psikososial serta 1 ambulan.

"Bantuan medis ini adalah dari PMI Kota Solo, RS PMI Bogor dan FKUI. Tim PMI Solo sedang meluncur melalui jalur darat, sementara tim RS PMI Bogor yang berangkat pada hari ini, Senin (06/08),” kata Pjs. Kepala Divisi Kesehatan PMI Pusat, Eka Wulan Cahyasari.

Tim Medis yang juga berencana berangkat ke Lombok adalah dari PMI Bali dan PMI Kota Malang.

(Khafid Mardiyansyah)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement