Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

17 Tahun Tragedi WTC: 4 Perubahan Penting dan Perkembangan Islam di Amerika

Agregasi VOA , Jurnalis-Selasa, 11 September 2018 |07:23 WIB
17 Tahun Tragedi WTC: 4 Perubahan Penting dan Perkembangan Islam di Amerika
Foto: Reuters
A
A
A

Gedung tertinggi dan stasiun subway terbaru

Runtuhnya Menara Kembar World Trade Center (WTC) pada pagi 11 September 2001 bisa jadi adalah momen yang paling banyak diingat orang terkait Tragedi 11 September.

Sebanyak 2.606 orang di dalam dan sekitar kedua menara yang berdiri sejak 1973 itu, tewas, berikut total 157 penumpang di dua pesawat yang menabrak gedung-gedung yang pernah menjadi tertinggi di dunia, dengan ketinggian 417 meter itu.

Kini gedung baru bernama One World Trade Center telah berdiri dan resmi menjadi pengganti Menara Kembar, sejak 2013 lalu.

Dengan ketinggian 546 meter, gedung yang dirancang David Childs (orang dibalik desain gedung tertinggi di dunia, Burj Khalifa) ini menjadi gedung tertinggi di belahan bumi barat, dan gedung tertinggi keenam di dunia.

Selain itu, pada Sabtu (08/09), stasiun kereta bawah tanah (Subway) Cortlandt Street di Kota New York, yang tertimbun saat runtuhnya Menara Kembar WTC, telah selesai direnovasi dan kembali dibuka.

Jalur kereta yang menghubungkan warga dari bagian barat Pulau Manhattan ke WTC itu dibangun dengan anggaran $181 juta atau sekitar Rp2,7 triliun.

“(Stasiun) Cortlandt WTC ini bukan sekadar stasiun subway baru belaka. Ini adalah simbol bangkitnya warga New York, untuk memajukan dan mengembalikan area WTC seperti dulu,” kata Kepala MTA (Otoritas Transportasi Metropolitan) NY, Joseph Lhota dalam sebuah pernyataan resmi tertulis.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement