Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bahasa Kuno Australia yang Diciptakan Oleh Hiu

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Kamis, 27 September 2018 |13:01 WIB
Bahasa Kuno Australia yang Diciptakan Oleh Hiu
Orang Aborigin Yanyuwa meyakini Teluk Carpentaria dibentuk oleh hiu macan. (Institute of Marine Science)
A
A
A

BAHASA kuno ini unik karena laki-laki dan perempuan menggunakan dialek yang berbeda. Meski perempuan memahami secara pasif bahasa yang digunakan laki-laki, mereka tidak berbicara dengan bahasa itu, begitu juga dengan para laki-laki.

Hiu macan itu sedang mengalami hari yang buruk.

Hiu-hiu serta ikan lain tak berhenti mengganggunya dan dia tak tahan lagi.

Setelah melawan mereka semua, dia bertemu dengan hiu kepala martil dan beberapa ikan pari di Vanderlin Rocks di perairan Teluk Carpentaria di Australia untuk saling bertukar cerita soal kesedihan mereka sebelum mencari tempat yang bisa menjadi rumah mereka.

Kisah ini merupakan salah satu cerita tertua di dunia, mimpi hiu macan.

Orang-orang Aborigin menyebut sejarah dan mitos mereka selama 40.000 tahun sebagai 'mimpi'; dalam cerita ini, mimpi ini mengisahkan bagaimana Teluk Carpentaria dan sungai-sungai dibentuk oleh hiu macan.

Kisah ini diceritakan langsung secara turun-temurun selama beberapa generasi orang-orang Aborigin Yanyuwa. Mereka menyebut diri mereka 'li-antha wirriyara' atau 'orang-orang air asin'.

Saat kami berlayar melewati bebatuan dan tebing batu pasir Pulau Vanderlin, menuju mulut Sungai Wearyan, kami melihat dugong dan ikan berenang-renang.

Kami mencari kemunculan sekilas sirip hiu, dan mengikuti jalur hiu macan dalam kisah penciptaan ini.

Perjalanan hiu macan melewati Teluk yang begitu menantang menciptakan lubang-lubang air dan sungai di lansekap itu.

Dia ditolak oleh banyak hewan lain yang marah karena tidak ingin dia tinggal bersama mereka. Seekor wallaby bahkan melempar batu ke arahnya saat hiu macan itu bertanya apakah dia bisa tinggal bersama mereka.

Menurut kisah mimpi itu, saat dia berenang, hiu itu membantu menciptakan perairan di Teluk Carpentaria yang sekarang kita lihat.

"Hiu macan adalah makhluk yang penting dalam mimpi kami," kata tetua Aborigin, Graham Friday, yang bekerja sebagai ranger laut dan salah satu pembicara bahasa Yanyuwa yang tersisa.

Beberapa orang di sini masih percaya bahwa hiu macan adalah leluhur mereka, dan orang-orang Yanyuwa dikenal dengan 'bahasa hiu macan', karena mereka punya banyak kata-kata untuk menyebut laut dan hiu.

Secara tradisional, orang-orang Yanyuwa mengambil ikan di perairan ini, mereka tak hanya menangkap dan makan ikan di perairan ini, tapi juga penyu dan dugong, tapi mereka jarang menangkap dan makan hiu.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement