Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mahfud MD Sempat Simpati, Ternyata Penganiayaan terhadap Ratna Sarumpaet Bohong

Achmad Fardiansyah , Jurnalis-Rabu, 03 Oktober 2018 |19:02 WIB
Mahfud MD Sempat Simpati, Ternyata Penganiayaan terhadap Ratna Sarumpaet Bohong
Mantan Ketua MK, Mahfud MD. (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD, sempat menyebut penganiayaan terhadap aktivis Ratna Sarumpaet sebagai tindakan keji, jika peristiwa itu terjadi. Ia pun sempat berencana untuk menjenguk Ratna Sarumpaet sebagai tanda simpati.

Namun, sebelum membesuk salah satu penggerak #2019gantipresiden itu, ia mendapat kabar bahwa penganiayaan terhadap Ratna Sarumpaet itu janggal dari dokter Tompi dan jurnalis Najwa Shihab. Hal itu karena jahitan di wajah Ratna yang tampak lebam itu aneh. Ia pun percaya bahwa penganiayaan itu bohong.

"Kemarin sore sy minta sespri saya Imam utk mencari alamat Ratna S guna membezuknya sbg tanda simpati. Tp saat ketemu dr. Tompi dan Najwa semalam sy diberitahu adanya kemungkinan bohong krn narasi dan jahitannya aneh. Sy percaya dr. Tompi. Eh, benar ternyata. Terlanjur ngetwit," cuitnya dalam akun Twitter miliknya, @mohmahfudmd, seperti dilihat Okezone, Rabu (3/10/2018).

Mahfud sebelumnya bersimpati terhadap dugaan penganiayaan terhadap ibu dari aktris Atika Hasiholan. Bahkan ia juga meminta pihak kepolisian untuk segera mengusut tuntas penganiayaan terhadap Ratna. Namun, ternyata kabar penganiayaan itu adalah bohong.

Ia pun mengusulkan, penyebar hoaks soal Ratna Sarumpaet menjadi korban penganiayaan dijerat oleh UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Tanyakanlah itu kpd yg merekayasa berita bohong. Mereka yg hrs jawab. Sy sih terlanjur menyatakan simpati dan empati kpd Ratna dan meminta Polri mengusut penganiayanya. Eh, ternyata beritanya bohong. Maka sy usul penyebar beritanya dijerat thn UU ITE dgn ancaman penjara 6 tahun," kicaunya.

Ratna Sarumpaet (Foto : Badriyanto/Okezone)

Sebelumnya, Tompi turut berkomentar perihal muka lebam Ratna Sarumpaet dikaitkan dengan penganiayaan. Ia menilai, wajah Ratna saat itu bengkak karena usai dioperasi.

"Gilaaaaa menjadikan bengkak operasian sebagai akibat di keroyok massa!!! Mrk sedang membodohi diri sendiri. Dan kita rakyat tertipu dan terbawa amarah. Ini contoh bagus bagaimana oknum politisi memainkan jurus2" tulis Tompi, Rabu (3/10/2018).

 (Baca Juga : Dibohongi Ratna Sarumpaet, Hanum Rais: Beliau Mencederai Kepercayaan Kami Semua)

Sekadar diketahui, Ratna Sarumpaet telah mengakui kalau dirinya melakukan kebohongan telah dianiaya orang di Bandung. Ratna ternyata tak dianiaya sebagaimana foto dengan wajah lebam yang tersebar ke publik.

Sebab, foto tersebut ternyata kondisi dirinya ketika sedang melakukan bedah sedot lemak di pipi.

(Baca Juga : Ferdinand Hutahaean Desak Polisi Proses Hukum Kebohongan Ratna Sarumpaet)

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement