“Ini menjadi PR pemerintah, banyak relawan yang ingin kirim bantuan tapi terkendala dengan biaya pengiriman mahal dan sulitnya mencari kargo. Sehingga bantuan jadi minim sekali yang datang ke lokasi gempa di Palu dan Donggala,” tegas Fauzan.
Diketahui sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sejauh ini mencatat korban tewas akibat gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah hingga Kamis (4/10/2018) mencapai 1.424 orang.
"Perinciannya di Donggala 144 orang, di Palu 1.203 orang, Sigi 64 orang, Parigi Moutong 12 orang, dan Pasangkayu Sulawesi Barat 1 orang," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam jumpa pers di Kantor BNPB.
(Awaludin)