Kabar bohong yang dilakukan Ratna menyeret Amien Rais dan sejumlah elite politik lainnya. Tak tanggung-tanggung, terdapat juga calon presiden Prabowo Subianto ikut menjadi korban.
Sebelum semuanya terbongkar, Amien bersama sejumlah elite politik lainnya percaya dan mengutuk peristiwa hingga menyebut adanya pelanggaran hak asasi manusia.
"Kita berbicara sebagai satu keluarga besar, mengapa dalam bulan ini terjadi penganiayaan, terjadi pelanggaran HAM yang sangat sangat mendasar. Jadi ini dari hati ke hati, mudah-mudahan, karena Kapolri bertanggung jawab secara nasional," kata Amien, Selasa 2 Oktober 2018.
Belakangan mereka pun mengetahui dan akhirnya meminta maaf.

(Baca juga: 3.284 Polisi Siap Kawal Pendukung Amien Rais saat Diperiksa terkait Kasus Ratna Sarumpaet)