nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Info Terkini Gempa Situbondo, 26 Korban Terluka dan 36 Rumah Rusak

Syaiful Islam, Jurnalis · Kamis 11 Oktober 2018 12:33 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 10 11 519 1962577 info-terkini-gempa-situbondo-26-korban-terluka-dan-36-rumah-rusak-pcn1ldG0RQ.jpg Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan (foto: Syaiful Islam/Okezone)

SURABAYA - Berdasarkan informasi terkini jumlah korban luka akibat gempa Situbondo di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mencapai 26 orang. Sebagian besar korban mengalami luka pada kepala, dan satu orang mengalami patah tulang.

Saat ini para korban sedang dirawat di klinik kesehatan setempat. Hal tersebut seperti yang disampaikan Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan yang melakukan peninjauan ke lokasi bencana bersama Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Arif Rachman dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

Dampak Gempa di Situbondo, Jawa Timur (foto: Ist)Dampak Gempa di Situbondo, Jawa Timur (foto: Ist)

(Baca Juga: Gempa Guncang Situbondo, Polda Jatim Ingatkan Warga Tak Percaya Berita Hoaks) 

"Korban luka total 26 orang pada umumnya di kepala dan yang patah tulang 1 orang, dan rumah yang rusak 36 rumah. Para korban luka dirawat di klinik," terang Luki kepada wartawan, Kamis (11/10/2018).

Luki menambahkan, umumnya warga korban bencana gempabumi meminta rumahnya yang rusak untuk diperbaiki. Saat ini pihaknya, bersama Pangdam V Brawijaya dan Gubernur Jatim menuju Desa Prambanan. Di mana banyak rumah-rumah rusak akibat gempabumi.

Seperti diketahui, gempabumi dengan kekuatan magnitudo 6,3 Skala Richter (SR) mengguncang wilayah Situbondo, Jatim dan Bali, pada Kamis dini hari sekira pukul 01.57 WIB. BMKG menyebutkan, gempabumi terletak pada koordinat 7,47 LS dan 114,43 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 55 km arah timur laut Kota Situbondo, Jatim, dengan kedalaman 12 Km.

(Baca Juga: Gempa 6,3 SR Situbondo Menewaskan 3 Warga Sumenep) 

Akibat dari terjadinya gempa tersebut dilaporkan 3 orang tewas dan sejumlah rumah rusak. Daerah terparah di Kecamatan Gayam, Kabupaten Semenep Jawa Timur. Korban tewas karena tertimpa bangunan yang roboh. Korban tidak bisa menyelamatkan diri karena saat gempa tidur pulas.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini