nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mantan Pimpinan KPK 'Turun Tangan' saat Proses Penyerahan Diri Eddy Sindoro

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Jum'at 12 Oktober 2018 17:56 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 10 12 337 1963284 mantan-pimpinan-kpk-turun-tangan-saat-proses-penyerahan-diri-eddy-sindoro-O2RYQVZtTP.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Taufiequrachman Ruki ikut membantu dalam proses penyerahan Eddy Sindoro ke lembaga antirasuah. Ruki merupakan sosok yang menyampaikan informasi ke KPK bahwa Eddy Sindoro akan menyerahkan diri.

Ruki menjelaskan awalnya mendapat informasi adanya penyerahan diri ‎Eddy Sindoro dari jaringannya yang berada di Singapura sekira dua pekan yang lalu. Dikatakan Ruki kepada rekannya, agar Eddy Sindoro lebih baik langsung menyerahkan diri ke KPK.

"Kurang lebih dua minggu yang lalu atau 20 hari yang lalu, saya dihubungi jaringan saya, menyatakan DPO KPK atas nama ESI berkeinginan menyerah diri ke KPK. Saya polos aja, kalau memang mau serahkan diri ya datang saja ke KPK," kata Ruki ketika ikut alam konpers bersama KPK di Gedung Merah Putih, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (12/10/2018).

Ruki mengaku langsung berkoordinasi dengan salah satu Deputi di KPK terkait informasi yang didapat dari jaringannya itu. Ruki ingin mengetahui kasus yang menjerat Eddy Sindoro karena dia lupa sejak meninggalkan KPK.

(Baca juga: Eddy Sindoro Akhirnya Menyerahkan Diri ke KPK Setelah 2 Tahun Buron)

(Baca juga: Eddy Sindoro Kabur ke Luar Negeri, KPK Geledah Kantor Pengacara Lucas)

korupsi

Kemudian, Ruki pun menjelaskan secara proses pemulangan atau penyerahan diri tersangka yang berada di luar negeri kepada jaringannya yang ada di Singapura. Hal itu dikatakan Ruki kepada jaringannya setelah mendapatkan informasi dari KPK.

"Ternyata yang bersangkutan ada di Singapura. Saya telepon Atase Polri di Singapura, saya katakan ada orang nama ini, tolong dibantu untuk kepentingan penegakan hukum," sambungnya.

Ruki menegaskan, bahwa dirinya bukan mediator yang secara langsung menyerahkan Eddy Sindoro ke KPK. Menurut Ruki, dirinya hanya menyambungkan informasi dari jaringannya soal buronan KPK yang akan menyerahkan diri.‎

"Saya sendiri tidak kenal Eddy, enggak ketemu sebelumnya, yang saya kenal adalah jaringan saya, ternyata jaringan saya link up, dalam dunia investigasi, intelijen, pemeliharaan jaringan harus terus dijaga," ungkapnya.

Eddy Sindoro sendiri menyerahkan ‎pada pagi tadi ke KPK melalui Atase Kepolisian RI di Singapura. Tim KPK langsung menuju Singapura setelah mendapatkan informasi adanya informasi penyerahan diri Eddy.

 korupsi

Eddy dibawa oleh tim KPK ke Indonesia sekira pukul 12.20 waktu Singapura dan telah tiba di Gedung KPK. Saat ini, Eddy masih menjalani proses pemeriksaan secara intesif oleh penyidik KPK.

Seperti diketahui, Chairman PT Paramount Enterprise, Eddy Sindoro telah resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan suap perkara peninjauan kembali (PK) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Eddy Sindoro disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 64 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini