nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bareskrim Polri Musnahkan 8 Hektare Ladang Ganja di Aceh

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Jum'at 12 Oktober 2018 22:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 10 12 337 1963315 bareskrim-polri-musnahkan-8-hektare-ladang-ganja-di-aceh-8EJBt50h5W.jpg Foto Istimewa

JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri memusnahkan delapan Hektare ladang ganja di tiga lokasi berbeda. Operasi tersebut dibantu dengan jajaran Polda Aceh.

Operasi pertama dilakukan di Desa Lemteuba, Kecamatan Seulemeum, Aceh Besar, ditemukan ladang ganja seluas 3,5 hektare. Sementara yang kedua berada di Desa Sawang, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, petugas menemukan 1,5 hektare tanaman ganja siap panen.

Lokasi terakhir, di Gunung Seulawah Agam, Seulimeum, Aceh Besar petugas mendapati tiga hektare ladang ganja yang berisi sekitar 15 ribu batang tanaman. Kendati begitu, pemilik seluruh lahan tersebut berhasil melarikan diri sebelum diciduk.

"Ini sudah diamati selama dua pekan dan hari ini dilakukan pemusnahan dengan cara dicabut dan dibakar," kata Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Kombes Krisno Siregar dalam keterangan tertulisnya kepada Okezone, Jakarta, Jumat (11/10/2018).

 ganja

Dalam operasi tersebut, petugas langsung memusnahkan tanaman tersebut dengan cara dibakar. Krisno menuturkan, para pelaku kini masih dikejar oleh petugas.

Kepolisian akan mengumpulkan keterangan dari warga sekitar untuk mengetahui pemilik sekaligus keberadaan pemilik ladang ganja itu.

"Kami akan terus melakukan operasi ini agar Indonesia bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba," tutur Krisno.

 ganja

Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Daniyanto mengakui adanya peningkatan barang bukti ganja yang didapat oleh jajarannya selama pekan kedua bulan Oktober ini. Eko merinci, ganja mengalami kenaikan dari 59.078,855 gram menjadi 6.065.039,31 gram, artinya, terdapat keaaikan 10 persen.

Untuk itu, Dirtipidnarkoba bersama Satuan Narkoba di kewilayahan pun digencarkan untuk mengantisipasi peredaran narkoba. Wilayah ujung utara Sumatera menjadi target operasi dan pemusnahan narkoba.

"Upaya pengungkapan kasus peredaran ganja mulai ada peningkatan dan sudah dapat dipetakan sumber ladang ganja baik di Mandailing Natal, Sumut maupun di wilayah Aceh," ucap Eko, terpisah.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini