JAKARTA – Ketua Fraksi Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono, meminta bagian Setjen DPR untuk menyiapkan perangkat keamanan dalam, terkait ditemukannya peluru ruangan di lantai 10 dan 20 Gedung DPR, Rabu (17/10/2018). Selain itu, ia meminta kepolisian melakukan investigasi untuk mengungkap penembakan tersebut.
“Kita sama-sama buka mata telinga, kami meminta kesetjnenan menyiapkan perangkat keamanan dalam. Kepolisian segera mengungkapkan investigasi menyeluruh, di dalam dan di luar, termasuk mereka yg mengetahui kegiatan ini,” jelas pria yang akrab disapa Ibas tersebut di Gedung DPR/MPR, Jakarta.

Selain itu, putra Presiden ke-6 RI tersebut mengatakan, perlunya pengecekan di sekitar Kompleks Parlemen. Ia meminta pamdal untuk berpatroli untuk mewaspadai terjadinya hal yang mengganggu keamanan.
(Baca Juga : Peluru di Fraksi Demokrat dan PAN Gedung DPR Kemungkinan dari Tembakan Hari Senin)
“Kami menyerukan kepada siapapun yg ada di sekitar kompleks parlemen untuk dilakukan pengecekan, pamdal berpatroli yg terus mewaspadai. Bisa saja kejadian ini bukan latihan tapi bagaimana kegiatan terorisme bayangkan saja,” ujarnya.
Sekadar diketahui, peluru yang ditemukan di dua ruangan anggota DPR, Rabu (17/10/2018). Kedua ruangan itu adalah ruangan 1008 lantai 10 milik anggota Fraksi Demokrat dan ruangan 2003 lantai 20 milik anggota Fraksi PAN.
(Baca Juga : Ruangan Fraksi Demokrat Tertembak, Ibas: Mungkin Rentetan Peristiwa Kemarin)
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.