Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kejagung: 5 Warga Adhyaksa Jadi Korban Jatuhnya Lion Air, 3 di Antaranya Jaksa

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Senin, 29 Oktober 2018 |17:37 WIB
Kejagung: 5 Warga Adhyaksa Jadi Korban Jatuhnya Lion Air, 3 di Antaranya Jaksa
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Mukri, saat konferensi pers terkait korban jatuhnya pesawat Lion Air di Karawang. (Foto : Harits Tryan Akhmad/Okezone)
A
A
A

KARAWANG – Tiga jaksa menjadi korban pesawat Lion Air yang jatuh di perairan Tanjung, Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018). Selain ketiga jaksa itu, ada 1 staf dari Kejaksaan Negeri Bangka Belitung dan istri dari seorang jaksa.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Mukri, mengatakan ada 5 warga adiyaksa yang menjadi korban dalam musibah jatuhnya pesawat Lion Air JT 610, rute Jakarta-Pangkalpinang tersebut. Kelimanya, terdiri atas 3 jaksa, 1 staf Kejari Babel, dan seorang istri dari salah satu jaksa.

"Andri Wiranova, koordinator Kejati Babel, bersama Istrinya Nia Sugiono; Dodi Junaedi Kasipitsus Kejaksaan Negeri Pangkalpinang; Sandi Johan Ramadan, jaksa fungsional Kejaksaan Negeri Pangkalpinang; karyawan Kejaksaan Tinggi Babel atas nama Sastiarta," papar Mukri, di Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018).

Ia menjelaskan, institusinya pun mengucapkan belasungkawa terhadap keluarga korban.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Mukri, saat konferensi pers soal jatuhnya pesawat Lion Air di Karawang. (Foto : Harits Tryan Akhmad/Okezone)

"Untuk itu, atas nama institusi kami ucapkan belasungkawa dan mohon doa," katanya.

Sebelumnya, pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-610 dinyatakan hilang kontak sekitar pukul 06.31 WIB, saat tengah berada di sekitar kawasan Karawang, Jawa Barat.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement