nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sebelum Dieksekusi, TKI Tuti Tursilawati Ternyata Sempat Urus Paspor Baru

Fathnur Rohman, Jurnalis · Kamis 01 November 2018 08:51 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 01 525 1971790 sebelum-dieksekusi-tki-tuti-tursilawati-ternyata-sempat-urus-paspor-baru-kU2jY6KCUV.jpg Ibunda TKI Tuti Tursilawati. (Foto: Fathnur Rohman/Okezone)

MAJALENGKA Tuti Tursilawati, tenaga kerja Indonesia (TKI) yang dieksekusi mati di Arab Saudi, ternyata sedang mengurus paspor baru. Kabar tersebut sempat membuat senang ibunda Tuti, Iti Sarniti.

"Sempat mengobrol dengan saya, katanya sedang mengurus paspor baru. Itu berarti ia akan dipulangkan. Saya senang mendengar kabar itu," ujar Iti kepada Okezone saat ditemui di kediamannya, Blok Manis, Desa Cikeusik, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Rabu 31 Oktober 2018.

(Baca juga: Nasib Tuti Tusilawati: Jadi Korban KDRT di Dalam Negeri, Dieksekusi Mati di Saudi)

Namun, Iti kini hanya bisa mengelus dada lantaran kabar bahagia tersebut hilang saat Pemerintah Arab Saudi mengeksekusi mati Tuti tanpa memberi kabar terlebih dahulu.

Iti sangat terkejut ketika mendengar kejadian tersebut. Ia sendiri mengaku tidak mengalami firasat apa pun saat akan ditingalkan Tuti.

"Ternyata Tuti pulang untuk selamanya. Saya sudah ikhlas, menerima semua ini," ungkapnya.

Selama masa penahanan Tuti di Arab Saudi, Iti kerap menjenguk. Tuti sendiri selalu menunjukkan keceriaan saat dijenguk Iti.

"Orangnya tak pernah mengeluh. Saya yang diingatkan sama anak saya agar kuat, agar tidak menangis," katanya.

(Baca juga: Tuti Tursilawati, Eksekusi Mati dan Hafalan 12 Juz Alquran)

Tuti Tursilawati merupakan TKI yang dieksekusi mati oleh Pemerintah Arab Saudi. Berdasarkan informasi dari keluarga Tuti, terungkap kasus ini terjadi karena sang majikan sering hendak berbuat asusila terhadapnya. 

Hingga pada 11 Mei 2010, Tuti memukul majikannya Suud Malhaq al Utibi dengan sebatang kayu hingga meninggal dunia. Selanjutnya, Tuti melarikan diri dan ditangkap aparat berwenang setempat, lalu ditahan di Penjara Kota Thaif.

Setelah melalui belasan persidangan, hakim menjatuhkan vonis mati terhadap Tuti. Ia pun dieksekusi mati pada 29 Oktober 2018.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini