JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut berduka cita atas meninggalnya penyelam Syahrul Anto saat mencari pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 di perairan Karawang, Jawa Barat. Jokowi mengapresiasi dedikasi almarhum.
"Saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya penyelam kita Pak Syahrul Anto. Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT," kata Jokowi di JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (3/10/2018).
Kepala Negara juga berharap agar keluarga korban yang ditinggalkan dapat tabah dan diberikan keikhlasan.
"Peran beliau dan kontribusi yang sangat besar dalam menemukan, baik black box, maupun menemukan komponen pesawat. Seperti kemarin saya sampaikan, ada 859 aparat relawan yang smuanya bersama-sama dalam rangka evakuasi atau mncari black box dan lain," sambungnya.
Jokowi mengapresiasi kerja dari Tim SAR Gabungan yang telah berjuang mencari bangkai pesawat Lion Air JT-601 sejak lima hari lalu tersebut.
(Baca juga: Gugur saat Cari Lion Air, Syahrul Anto Diduga Alami Dekompresi)
Dia meminta agar para Tim SAR Gabungan dapat berhati-hati dalam proses pencarian dan evakuasi para korban sehingga tidak ada lagi jatuh korban.
(Baca juga: Cerita Prajurit Taifib Marinir saat Temukan Kotak Hitam Lion Air)
"Yang sudah lima hari ini kita lakukan pagi siang malam. Kita harapkan tidak ada kejadian lagi penyelam yang mninggal di lapangan," tandasnya.
(Salman Mardira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.