Share

Dokter Spesialis Ditemukan Tak Bernyawa di Bawah Jembatan

Banda Haruddin Tanjung, Okezone · Senin 12 November 2018 20:39 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 12 340 1976894 dokter-spesialis-ditemukan-tak-bernyawa-di-bawah-jembatan-AZ6NmtH5e8.jpg Ilustrasi mayat

PEKANBARU - Warga Jondul Lama, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat di bawah jembatan. Setelah diselidiki ternyata jasad yang ditemukan adalah seorang dokter.

Kasubbag Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Budhia Dianda menjelaskan, korban adalah dokter spesialis THT (telinga, hidung dan tenggorokan) beralamat di Jalan Ahmad Yani Pekanbaru. Ini diketahui setelah pihak keluarga memeriksa korban.

 Baca juga: Seorang Kakek Ditemukan Tewas di Tengah Sawah saat Cucunya Melangsungkan Pernikahan

"Korban adalah dr Mukhlis Sp, THT. Istri korban tadi datang dan menyatakan bahwa jasad yang ditemukan adalah suaminya," ucap, Ipda Budhia Dianda Senin (12/11/2018).

 Mayat Dokter Spesialis (Banda Haruddin Tanjung/Okezone)

Dijelaskannya, bahwa jasad Dr Mukhlis yang berusia 72 tahun sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan. Polisi tidak bisa memastikan penyebab kematian karena pihak keluarga menolak divisum.

"Keluarga tidak mau digelar visum dan sudah menerima kematiannya," imbuhnya.

 Baca juga: Air Sumur Mampet, Saat Dicek Ternyata Ada Tengkorak & Tulang Belulang Manusia

Korban ditemukan warga tadi pagi di bawah jembatan sungai Sail Kecamatan Tenayan Raya. Korban ditemukan warga bernama Zainal Mustafa. Dimana saat itu saksi akan buang air kecil dan melihat sesosok mayat tergeletak di bawah jembatan.

Saat ditemukan korban mengenakan celana pendek berwarna krem dan bajo kaos coklat dan menggunakan jam tangan di sebelah kiri. Jenazah pun di bawah ke rumah sakit karena saat itu tidak ada warga yang mengenalinya.

 Baca juga: Peserta Electric Jakarta Maraton Tewas di Tengah Perlombaan

"Saksi sempat mengira bahwa jasad korban boneka, kemudian dia melaporkan ke petugas sekuriti perumahan," kata Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Edy Sumardi.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini