Penculik Bebaskan 80 Siswa Terakhir di Kamerun

Antara, · Selasa 13 November 2018 12:12 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 13 18 1977107 penculik-bebaskan-80-siswa-terakhir-di-kamerun-mvacJzgGm4.jpg Foto: Reuters.

DOUALA - Kelompok penculik pada Senin (12/11) melepaskan 80 siswa terakhir, yang diculik pekan lalu dalam serbuan ke sebuah sekolah di Kamerun barat, kata seorang pemimpin gereja yang merundingkan pembebasan itu serta seorang pejabat daerah.

Sejumlah pria bersenjata menculik murid-murid, kepala sekolah serta beberapa warga dewasa lainnya di Bamenda, pusat wilayah negara itu tempat para separatis sedang berjuang untuk membentuk republik terpisah bernama Ambazonia.

BACA JUGA: Penculikan Puluhan Siswa di Kamerun: 'Mereka Mengancam Akan Menembak Kami'

Sebagian besar sandera sudah dibebaskan pekan lalu, tapi dua siswa, kepala sekolah dan satu penjaga asrama hingga Senin masih disekap.

"Bisa saya pastikan bahwa semua sandera sudah bebas," kata Louis Begne, seorang juru bicara pemerintah daerah. Ia tidak memberikan keterangan rinci soal pembebasan mereka.

Samuel Fonki, pemimpin Gereja Presbiterian yang merundingkan pembebasan, membenarkan bahwa semua sandera sudah dibebaskan.

Militer serta Fonki menyalahkan kalangan separatis berbahasa Inggris atas penculikan tersebut. Menghadang anak-anak yang berangkat ke sekolah adalah taktik yang disukai para pemberontak bersenjata, yang mengatakan bahwa sekolah digunakan untuk menyebarkan propaganda pemerintah.

Seorang juru bicara kelompok separatis membantah tudingan itu dan mengatakan bahwa tentara Kamerun-lah yang melancarkan aksi penculikan.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini