nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPK Panggil 2 Anggota DPRD Kalteng soal Izin Perkebunan Kelapa Sawit

Antara, Jurnalis · Selasa 13 November 2018 12:32 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 13 337 1977120 kpk-panggil-2-anggota-dprd-kalteng-soal-izin-perkebunan-kelapa-sawit-daq5TidUCI.jpg Jubir KPK Febri Diansyah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua anggota Komisi B DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam penyidikan kasus korupsi di lingkungan DPRD Provinsi Kalteng terkait perizinan perkebunan kelapa sawit di wilayah Danau Sembuluh.

Kedua anggota DPRD Kalteng itu masing-masing Anggoro Dwi Purnomo dan Lodewik Cristopel Iban, yang dijadwalkan diperiksa untuk tersangka CEO PT BAP Wilayah Kalimantan Tengah bagian Utara Willy Agung Adipradhana (WAA).

"Penyidik hari ini dijadwalkan memeriksa dua anggota Komisi B DPRD Provinsi Kalimantan Tengah sebagai saksi untuk tersangka WAA," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (13/11/2018).

Dalam penyidikan kasus itu, KPK masih mendalami soal penyerahan uang kepada anggota DPRD Kalteng dan latar belakang pemberian tersebut.

Pada Sabtu 27 Oktober 2018 KPK telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka atas dugaan kasus korupsi di lingkungan DPRD Provinsi Kalimantan Tengah terkait perizinan perkebunan kelapa sawit di sekitar wilayah Danau Sembuluh, Kalteng.

OTT Anggota DPRD Kalteng

Adapun tersangka yang diduga sebagai pihak penerima berjumlah empat orang, yaitu Ketua Komisi B DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Borak Milton (BM), Sekretaris Komisi B DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Punding LH Bangkan (PUN), anggota Komisi B DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Arisavanah (A), dan anggota Komisi B DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Edy Rosada (ER).

Sedangkan pihak swasta yang diduga sebagai pemberi adalah Direktur PT BAP atau Wakil Direktur Utama PT SMART Tbk (PT Sinar Mas Agro Resources and Technology) Edy Saputra Suradjat (ESS), CEO PT BAP Wilayah Kalimantan Tengah bagian Utara Willy Agung Adipradhana (WAA), dan Manajer Legal PT BAP Teguh Dudy Syamsury Zaldy (TDS).

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini