nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

JPU KPK Minta Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Lucas

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Kamis 22 November 2018 17:12 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 22 337 1981323 jpu-kpk-minta-hakim-tolak-eksepsi-terdakwa-lucas-6RHr5N962N.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah seluruh isi nota pembelaan atau eksepsi dari terdakwa pengacara Lucas dalam kasus dugaan merintangi penyidikan mantan bos Lippo Group, Eddy Sindoro.

Menurut JPU KPK Ali, seluruh isi dakwaan terhadap Lucas sudah sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Sehingga, tidak ada alasan untuk menghentikan proses persidangan perkara ini. Oleh karenanya, Jaksa meminta Hakim untuk menolak seluruh eksepsi Lucas.

"Kami mohon Majelis Hakim, menolak eksepsi terdakwa. Surat dakwaan telah memenuhi syarat, menetapkan lanjutan sidang sesuai surat dakwaan penuntut umum," kata Jaksa Ali di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Kamis (22/11/2018).

Jaksa Ali berharap, Majelis Hakim bisa bersikap adil dan mewujudkan kepastian serta keadilan hukum. "Agar hakim teguh dan bijaksana. Sehingga hukum benar-benar mencapai tujuan dan manfaat bagi kita semua," ucap Ali.

ko

 (Baca juga: Lucas Nilai Jaksa KPK Tak Berwenang Blokir Rekeningnya)

Disisi lain, Ali meyakini bahwa surat dakwaan tim JPU KPK sudah memenuhi syarat formal dan material. Untuk kriteria formal, sudah memenuhi unsur, tanggal, identitas terdakwa, umur, jenis kelamin dan agama.

Sedangkan, syarat materil adalah, surat dakwaan terhadap Lucas sudah dibuat secara cermat dan lengkap dengan menyebutkan waktu dan tempat tindak pidana tersebut terjadi. Selain itu, dakwaan tersebut tidak memiliki kekeliruan yang nantinya bisa akibatkan batalnya dakwaan tersebut.

"Kami sadari memang terjadi perbedaan pendapat terdakwa, penasihat hukum dan JPU. Karena sulit dan banyak yang berikan definisi surat dakwaan," tutur Jaksa Ali.

 (Baca juga: Lucas: Saya Bukan Pengacara Eddy Sindoro, Tidak Dapat Fee dari Dia)

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut KPK, Lucas disebut bersama-sama dengan Dina Soraya telah merintangi penyidikan mantan petinggi Lippo Group Eddy Sindoro. Lucas disebut telah menyuruh Dina Soraya untuk mengatur skenario pelarian Eddy Sindoro.

 ko

lucas meminta Dina Soraya untuk membeli tiket pesawat rute Jakarta-Bangkok, untuk tiga orang. Masing-masing Eddy Sindoro, Michael Sindoro (anak Eddy), dan Chua Chwee Chye alias Jimmy alias Lie yang.

Dalam perkara ini, Lucas diduga membantu Eddy Sindoro yang sedang diburu ketika melarikan diri serta menyembunyikan mantan petinggi Lippo Group tersebut keluar nege‎ri. Terlebih, saat Eddy Sindoro akan ditangkap oleh pihak otoritas Malaysia.

Eddy Sindoro sendiri sempat dideportasi ke Indonesia oleh otoritas Malaysia. Namun, Lucas diduga justru membantu Eddy untuk keluar dari Indonesia lagi.

Lucas disangkakan melanggar Pasal 21 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini