nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bupati Nonaktif Lampung Selatan Segera Disidang terkait Kasus Suap

Antara, Jurnalis · Jum'at 23 November 2018 21:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 23 337 1982043 bupati-nonaktif-lampung-selatan-segera-disidang-terkait-kasus-suap-wLCfFAveZe.jpg Bupati nonaktif Lampung Selatan, Zainudin Hasan, ditahan KPK. (Foto: Ist)

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meningkatkan penyidikan ke tahap penuntutan terhadap tiga tersangka kasus suap terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2018.

"Hari ini penyidikan kasus Lampung Selatan telah selesai dan dalam waktu dekat akan dilakukan persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. Penyidik telah melakukan pelimpahanan barang bukti dan tiga tersangka ke penuntutan atau tahap dua," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, seperti dinukil dari Antara, Jumat (23/11/2018).

(Baca juga: KPK Sita Tanah Senilai Rp6 Miliar terkait Pencucian Uang Adik Zulhas)

Tiga tersangka itu yakni bupati nonaktif Lampung Selatan, Zainudin Hasan (ZH); anggota DPRD Provinsi Lampung, Agus Bhakti Nugroho (ABN); serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Lampung Selatan, Anjar Asmara (AA).

"Terhadap tersangka ZH juga dilimpahkan perkara dugaan TPPU dengan nilai sekitar Rp67 miliar," ungkap Febri.

Bupati nonaktif Lampung Selatan, Zainudin Hasan. (Foto: Okezone)

Dalam penyidikan TPPU itu, KPK telah melakukan penyitaan sejumlah aset berupa motor Harley Davidson, Toyota Vellfire, Mercedes B CLA 200 AMG, All New Pajero Sport Dakar, dua New Xpander Ultimate, Speed Boat Krakatau, dan Mercedes B S400.

(Baca juga: KPK Duga Adik Zulhas Cuci Uang untuk Kegiatan PAN di Lampung Selatan)

Terkait tanah dan bangunan, terdiri atas satu ruko 439/Jagabaya III, 22 bidang tanah, saham AIRAN, dan Vila Tegalmas.

"Sidang rencananya dilakukan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Lampung," ucap Febri.

Sementara jumlah saksi sekurangnya 75 orang telah diperiksa dan para tersangka juga telah diperiksa masing-masing sekurangnya lima sampai enam kali dalam kurun Agustus sampai November 2018.

Unsur saksi terdiri dari Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Kabid Pengairan Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan, PNS Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan, Kepala Bidang Bina Marga 2017, Komisaris PT 9 Naga Emas, Pegawai CV Panji Sebuai, dan swasta lainnya.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini