Share

Jelang "Hari Papua Merdeka", Masyarakat Diminta Tak Termakan Isu Separatis

Edy Siswanto, Okezone · Selasa 27 November 2018 19:56 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 27 340 1983666 jelang-hari-papua-merdeka-masyarakat-diminta-tak-termakan-isu-separatis-W56IkYycKI.jpg

JAYAPURA - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Rakyat Cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia (GERCIN) Papua meminta seluruh elemen masyarakat untuk tidak terpancing isu-isu provokasi jelang 1 Desember.

Untuk diketahui, tiap tanggal tersebut, menjadi kalender Kamtibmas oleh aparat keamanan di Papua. Hal ini menyusul, ditanggal itu, oleh kelompok-kelompok anti pemerintah menyebut sebagai hari kemerdekaan Papua.

Atas dasar itu, Kelompok pemuda Papua yang tergabung dalam Gerakan Cinta NKRI (Garcin) meminta seluruh masyarakat agar sadar dan tidak terprovokasi untuk memisahkan diri dari NKRI.

"Saya menghimbau kepada masyarakat Papua untuk tidak termakan isu yang menyesatkan. Mari bangun Papua ke arah yang lebih baik. Jangan bernostalgia dengan masa lalu," kata Ketua DPD Garcin Papua Alberth Ali Kabiai, kepada awak media di Abepura, Selasa (27/11/2018).

Menurutnya, saat ini atas program pemerintah yakni Otonomi Khusus (Otsus) Papua, dengan berbagai kekhususan yang dimiliki menuntut setiap warga masyarakat bisa andil dalam pembangunan.

"Yang perlu kita lakukan adalah mengisi pembangunan di Papua, jangan terprovokasi dengan hal-hal yang malah bisa menghambat pembangunan yang terus digencarkan Pemerintah ini. Jangan termakan isu separatis dan isu agama yang saling menjatuhkan, terlebih ini tahun politik," kata dia.

Dirinya juga meminta kepada semua pihak untuk tidak turun jalan menggelar aksi peringatan itu pada 1 Desember. Menurutnya NKRI sudah final, dengan adanya Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) 1969 lalu oleh sesepuh bangsa ini.

"Jangan mundur ke belakang, namun kita harus maju. Papua ini harus bangkit dalam kesejahteraan, jangan tambah mundur dengan isu separatis," pungkasnya.

1 Desember sendiri jadi hari yang kontroversial di dataran Papua. Pada tanggal itu, di tahun 1961, Papua diberikan kemerdekaan oleh Belanda, yang terkenal sebagai Negara Boneka Belanda. Selain itu, ungkapan hari Papua merdeka biasa juga disebut hari Aneksasi atau pencaplokan Papua ke NKRI. Namun Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) pada tahun 1969 menjelaskan bahwa Papua telah sah ke pangkuan NKRI.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini