"Saya berlari ke arahnya dan akhirnya berhasil membuat mereka bangun, saya pikir mereka lebih panik daripada saya," katanya.
Ia pun langsung diterbangkan ke rumah sakit selang tak berapa lama kemudian oleh CareFlight, di mana dia tetap dalam kondisi stabil. Dingwell mengaku tidak tahu ular jenis apa yang menggigitnya, tapi dia menduga itu ular piton zaitun yang tidak berbahaya atau ular coklat yang sangat berbisa.
"Mereka sudah melakukan tes darah dan semuanya menjadi jelas (ular yang menggigitnya tidak berbahaya), jadi mereka melepas perban dari kaki saya dan saya hanya dirawat semalaman untuk observasi," ucap Dingwell.
Saat ditanya apakah dia akan merasa nyaman tidur di tenda lagi, Dingwell mengaku tak mempersoalkannya karena pekerjaan itu telah dilakoninya selama bertahun-tahun ia bekerja sebagai penggembala.
"Kami baru saja menyelesaikan musim ini sehingga saya tidak perlu khawatir tentang itu selama beberapa bulan, tetapi saya pikir mulai sekarang tampaknya saya akan selalu ragu (dengan ancaman digigit ular) setiap malam. Saya rasa suara desisannya mirip dengan suara alat pemotong pencukur tapi lebih keras lagi," tutupnya.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.