nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gunakan Alat Canggih, Polisi Kembali Olah TKP Kecelakaan Pikap Rombongan Santri

Anggun Tifani, Jurnalis · Kamis 29 November 2018 17:04 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 29 338 1984619 gunakan-alat-canggih-polisi-kembali-olah-tkp-kecelakaan-pikap-rombongan-santri-MMH9rmGwVF.jpg Polisi kembali melakukan olah TKP kecelakaan pikap maut yang mengangkut santri di Cipondoh, Tangerang (Foto: Anggun Tifani)

TANGERANG - Polisi masih terus berupaya untuk mengungkap faktor penyebab kecelakaan pikap pembawa rombongan santri di Flyover Greenlake, Cipondoh, Kota Tangerang. Kali ini, olah TKP dilakukan dengan menggunakan alat canggih.

Gelar perkara tersebut, dilakukan dengan menggunakan alat canggih dari pihak Polda Metro Jaya yang disebut dengan Traffic Accident Analyst (TAA). Kegiatan kali ini, dikhususkan untuk mengungkap detail penyebab sulitnya sopir mengendalikan mobil, hingga akhirnya mobil terbalik.

"Kami menggunakan alat berbasis komputer. Jadi, dengan alat ini bisa lebih jeli dan detail mengurai penyebab kecelakaan," kata Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakkan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto saat di lokasi.

Olah TKP

(Baca Juga: Polisi Periksa 5 Saksi Kecelakaan Pikap Pengangkut Santri)

Sementara itu, dikatakan Kanit Laka Lantas Polres Metro Tangerang, AKP Isa Ansor, hasil dari olah TKP tersebut akan diketahui dalam seminggu ke depan. "Yang digunakan ini satu unit TAA dan akan diketahui seminggu ke depan. Jadi, kita akan ketahui simulasi kenapa kecelakaan itu terjadi," tuturnya.

Seperti diketahui, Rizky Fahmi (20) yang menjadi sopir dalam pikap tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka. Rizky dan 22 santri lainnya berasal dari Pondok Pesantren Miftahul Huda, menjadi korban kecelakaan pikap terbalik usai mereka menghadiri acara maulid di Pesantren KH Rosyid, Minggu 25 November 2018.

(Baca Juga: Sopir Pikap Pembawa Santri yang Terbalik di Cipondoh Resmi Jadi Tersangka)

Olah TKP

Tak hanya kelebihan muatan, pikap bernomor polisi B 9029 RV itu juga memiliki uji KIR palsu. Kecelakaan ini menewaskan 3 korban, sementara 20 lainnya mengalami luka-luka. Hingga kini, 6 korban masih dalam perawatan rumah sakit.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini