nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Habib Bahar Mengaku Tidak Pernah Menghina Pribadi Jokowi, Tapi..

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Selasa 04 Desember 2018 11:13 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 04 337 1986551 habib-bahar-mengaku-tidak-pernah-menghina-pribadi-jokowi-tapi-VSX3tqg9ZX.JPG Habib Bahar (google)

JAKARTA - Mubaligh muda Habib Bahar bin Smith menyangkal telah menghina sosok pribadi Joko Widodo (Jokowi). Menurut Habib Bahar, kritikan keras dalam ceramahnya ditujukan kepada jabatan Jokowi sebagai Presiden Republik Indonesia (RI).

"Intinya saya katakan tidak pernah menghina pribadinya (Jokowi). Saya mengkritik (dia) sebagai presiden, pemimpin, penguasa," kata Habib Bahar saat berbincang dengan Okezone, Jakarta, Selasa (4/12/2018).

 Baca juga: Dianggap Lebay karena Lebih Milih Membusuk di Penjara ketimbang Minta Maaf, Ini Respons Habib Bahar

Pendiri Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin di Bogor tersebut menjelaskan, isi ceramah yang dilaporkan Jokowi Mania (Joman) dan Cyber Indonesia semata-mata untuk membela rakyat yang menderita dan kesusahan. Sehingga, Bahar menyerahkan benar atau tidak isi ceramahnya tersebut kepada ‎umat.

 Habib Bahar Smith

"Jadi biar saja, umat yang nilai mana yang benar, apakah mereka yang laporkan saya, mereka yang berada di pihak kekuasaan, rezim dan pendukung, atau saya yang berada di pihak rakyat susah dan kelaparan. Jadi kita liat saja," terangnya.

 Baca juga: Habib Bahar Puji Pembangunan Infrastruktur dan Penetapan Hari Santri Era Jokowi

Habib mengaku, akan terus mengkritik siapa pun yang salah. Bukan hanya Jokowi, kata pendakwah asal Manado tersebut, tapi juga seluruh pemimpin yang mendzolimi rakyatnya.

"Jangankan Jokowi yang jadi pemimpin atau penguasa, kalau salah ya kita salahkan. Walaupun orang tua saya. Andaikan presidennya bapak saya, terus kemarin didatangi sama umat Islam kaya begitu, terus lari, ya saya bilang banci walaupun bapak saya sendiri," ungkapnya.

Habib Bahar sendiri menolak meminta maaf terkait ceramahnya yang diduga telah menghina Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pemimpin Majelis Pembela Rasullah tersebut justru memilih membusuk di dalam penjara ketimbang minta maaf atas isi ceramahnya. ‎

 Baca juga: Habib Bahar Siap Terima Risiko jika Langsung Ditersangkakan Polisi

Atas ceramahnya itu, Habib Bahar bin Smith dilaporkan ke polisi. Isi ceramahnya yang di laporan tersebut pada saat acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada 17 November 2018, lalu, di kawasan Batu Ceper, Tangerang.

Dalam video yang dilaporkan ke polisi berdurasi 60 detik, Habib Bahar dianggap menghina Jokowi karena menyebut kepala negara tersebut banci.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini