nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPK Selisik Peran Petinggi Anak Usaha Sinar Mas Terkait Suap DPRD Kalteng

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Rabu 05 Desember 2018 18:47 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 05 337 1987303 kpk-selisik-peran-petinggi-anak-usaha-sinar-mas-terkait-suap-dprd-kalteng-FxVOYf3laB.jpg KPK (Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelisik peran Wakil Direktur PT Sinar Mas Agro Resources and Technology (PT SMART), Edy Saputra Suradja yang diduga menyuap anggota DPRD Kalimantan Tengah.

Edy Saputra yang kini berstatus tersangka diduga menyuap anggota DPRD Kalteng untuk mengamankan kasus pencemaran lingkungan yang dilakukan perusahaan sawit anak usaha PT Sinar Mas, PT Binasawit Abadi Pratama‎.

 Baca juga: Direktur Sinar Mas Agro Diperiksa KPK Terkait Suap DPRD Kalteng

Pengusutan itu terungkap melalui pemeriksaan terhadap‎ Direktur PT SMART Tbk, Jo Daud Dharsono, pada hari ini. Sedianya, Jo Daud diperiksa sebagai saksi untuk tersangka ‎Edy Saputra Suradja (ESS).

 korupsi

"Penyidik masih terus mendalami terkait pemberian kepada para anggota DPRD dalam perkara ini, dan peran tersangka ESS sebagai Direktur PT BAP atau Wadirut PT SMART dalam perkara ini," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah melalui pesan singkatnya, Rabu (5/12/2018).

 Baca juga: KPK Panggil 2 Anggota DPRD Kalteng soal Izin Perkebunan Kelapa Sawit

Tak hanya Jo Daud, penyidik juga mendalami adanya pemberian suap untuk anggota DPRD Kalteng kepada sejumlah saksi lainnya yakni, Kadis Lingkungan Hidup Kalteng, Fahrizal Fitri; Kabid Pemantauan Lingkungan Provinsi Kalteng, Arianto; serta tim ahli Komisi B DPRD Kalteng, Nicko Haryadi.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka kasus dugaan suap untuk anggota DPRD Kalimantan Tengah terkait fungsi dan tugasnya dalam pengawasan. Tujuh tersangka tersebut yakni, Ketua Komisi B DPRD Kalteng, Borak Milton.

Kemudian, Sekretaris Komisi B DPRD Kalteng, Punding LH Bangkan, dua anggota Komisi B DPRD Kalteng‎ Arisavanah dan Edy Rosada, Direktur PT Binasawit Abadi Pratama, Edy Saputra Suradja, CEO PT Binasawit Abadi Pratama, Willy Agung Adipradhana, serta Manajer Legal PT BAP, Teguh Dudy Syamsury Zaidy.

 Baca juga: Kepala Syahbandar Pulau Sambu Kena OTT, Uang Ribuan Dollar Disita

Diduga, PT BAP yang merupakan anak usaha Sinar Mas Group menyuap sejumlah Anggota DPRD Kalteng terkait pembuangan limbah pengolahan sawit di Danau Sembuluh sebesar Rp240 juta. PT BAP juga diduga bermasalah terkait sejumlah perizinannya.

Disinyalir ada pemberian-pemberian lain dari PT BAP untuk sejumlah anggota Komisi B DPRD Kalteng untuk mengurus atau memuluskan perizinan PT BAP yang bermasalah.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini