nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

TNI: 19 Orang Tewas Dibunuh KKB di Papua

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis · Rabu 05 Desember 2018 10:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 05 340 1987013 tni-19-orang-tewas-dibunuh-kkb-di-papua-Zv1EwJeWxm.jpg Prajurit TNI bawa peti mati untuk jenazah korban penembakan KKB di Papua. (AFP/Getty Images)

JAKARTA – Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi, mengatakan sebanyak 19 orang tewas dibunuh oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua, pada Selasa, 2 Desember 2018. Jumlah korban itu didapatkan pihaknya berdasarkan kesaksian salah satu korban selamat yakni Jimmy Aritonang.

"Menurut keterangan saudara JA (Jimmy Aritonang) jumlah korban yang dipastikan meninggal dunia dibantai oleh KKB di lereng bukit puncak Kabo adalah 19 orang," kata Kapendam dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone.

Jimmy Aritonang merupakan salah satu karyawan PT Istaka Karya, yang tengah membangun jembatan di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga.

Ia menjadi salah satu dari korban selamat dari insiden penembakan oleh KKB. Jimmy mengaku, ia dan kelima orang lainnya melarikan diri dari aksi KKB, pada 2 Desember 2018, setelah digiring keluar dari kamp Istaka Karya, pada sehari sebelumnya.

Saat itu, ia bersama 24 orang lainnya digiring ke bukit Puncak Kabo. Di sana, mereka kemudian ditembak oleh KKB.

Kelompok kriminal bersenjata di Papua (iNews)

"Sebagian pekerja tertembak mati di tempat sebagian lagi pura-pura mati terkapar di tanah," kata Aidi.

Para KKB kemudian meneinggalkan para pekerja yang telah ditembaki. Merasa aman, 11 orang yang pura-pura mati terkena tembakan kemudian berusaha melarikan. Nahasnya, aksi melarikan diri mereka di tengah luka tembak yang dialami diketahui KKB.

"Lima orang tertangkap dan digorok oleh KKSB (meninggal di tempat)," ucap Kapendam.

Sementara itu, 6 orang berhasil melarikan diri ke arah Mbua, dengan 2 orang di antaranya belum ditemukan.

(Baca Juga : Kisah Korban Selamat dari Aksi Penembakan KKB, Pura-Pura Mati untuk Melarikan Diri)

"Empat orang (di antaranya saksi Jimmy Aritonang) selamat setelah diamankan oleh anggota TNI di Pos Yonif 755/Yalet di Mbua," ucapnya.

Sementara itu, korban tewas tak hanya berasal dari sipil. Salah satu prajurit TNI, yakni anggota Yonif 755/Yalet, Serda Handoko, gugur ditembak KKB saat menyelamatkan pekerja Istaka Karya yang mencari perlindungan dari serangan KKB. Prajurit TNI lainnya, Pratu Sugeng, terluka akibat tembakan yang mengenai lengannya.

(Baca Juga : Aksi Penembakan KKB di Papua, TNI: 4 Pekerja Selamat, 2 Masih Belum Ditemukan)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini