nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Auman Harimau Lepas di Kebun Binatang Semarang Bikin Petugas Lari Kocar-kacir

Taufik Budi, Jurnalis · Rabu 05 Desember 2018 17:51 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 05 512 1987262 auman-harimau-lepas-di-kebun-binatang-semarang-bikin-petugas-lari-kocar-kacir-Rfjsyl9Q40.jpg

SEMARANG - Raungan harimau yang lepas di kebun binatang (Bonbin) Mangkang Semarang berulang kali membuat petugas gabungan lari kocar-kacir. Meski telah mempersenjatai diri dengan tongkat bambu dan senapan bius, namun dua ekor harimau tak mudah ditundukkan.

Dalam video yang beredar di media sosial, sejumlah petugas bertongkat terlihat bersiaga sambil mengawasi gerak-gerik harimau yang diduga bersembunyi di balik semak-semak. Mereka pun berlarian ketika terdengar suara auman.

“Bambu-bambu mas, cepat golek pring (bambu),” teriak beberapa orang meminta tongkat bambu sambil berlarian. Auman harimau masih terdengar keras.

Tampak pula petugas lain yang membawa senapan bius. Tak berselang lama terdengar suara seperti rangkaian besi yang terkoyak, beberapa orang kembali berlarian.

“Kok malah dilepas. Ra siap iki (enggak siap ini),” kata orang yang mengambil gambar disusul suara auman harimau lagi. Dia lantas masuk mobil sebelum akhirnya keluar lagi untuk memastikan kondisi.

Para petugas selalu berkoordinasi untuk melakukan proses evakuasi dua harimau benggala tersebut. Beberapa unit mobil juga terlihat di lokasi.

(Baca juga: Detik-Detik Menegangkan, Penjebakan Harimau Lepas di Bonbin Semarang)

“Pelaksanaan evakuasi harimau sementara gagal, karena harimau memberontak. Akan diupayakan tahap kedua dengan cara menggiring lagi untuk masuk ke bawah jembatan atau gorong-gorong. Saat ini harimau posisi berada masih berada di lorong namun terbuka. Kalau tadi di bawah jembatan sekarang sudah keluar di lorong, namun lorong terbuka ini membahayakan,” katanya seraya melaporkan situasi di lapangan.

“Nah itu terdengar suara auman lagi. Bahaya sekali, jadi evakuasi agak mencekam karena gagal. Nah ini kita kita terlalu dekat harus lari menjauh, karena saat ini harimau lagi memberontak. Demikian nanti laksanaan evakuasi tahap kedua kita kembali lagi,” tukasnya mengakhiri laporan.

Sebelumnya diberitakan, proses evakuasi harimau lepas melibatkan sejumlah petugas dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah, polisi, serta pengelola Bonbin Mangkang. Mereka melakukan upaya penjebakan agar tak membahayakan petugas gabungan.

Foto: Taufik Budi/Okezone

“Sedangkan yang betina belum ditemukan keberadaannya. Setelah dilakukan penelusuran, ditemukan harimau berada di dalam gorong-gorong jembatan dalam kompleks bonbin. Tim kemudian mempersiapkan rencana penutupan lubang gorong-gorong dengan memanfaatkan bekas pintu besi,” kata Kepala BKSDA Jawa Tengah, Suharman.

Petugas lantas menutup dua lubang gorong-gorong dengan ram besi. Namun, kucing besar itu justru mengamuk dan menerjang ram besi yang dipasang petugas. Seketika, ram besi itu jebol diterjang hingga harimau keluar. Sementara beberapa petugas lari menyelematkan diri.

“Saat percobaan pertama berhasil ditutup kedua lubang gorong-gorong tersebut, tetapi harimau berhasil menerjang keluar. Diduga karena ram besi terlalu kecil,” terang dia.

Setelah menunggu sejenak, harimau betina tersebut masuk gorong-gorong lagi. Tim lantas memanfaatkan bekas pintu besi lain yang lebih kuat untuk menutup gorong-gorong. Cara itu berhasil, karena harimau tak bisa lagi mengoyaknya.

“Setelah berhasil menjebak harimau dengan menutup kembali lubang gorong-gorong, drh Hendrik (petugas Bonbin Mangkang) membius harimau dengan tiga kali tembakan bius. Meski hanya terkena dua kali tembakan bius, satwa buas itu tertidur selanjutnya ditandu dan dikembalikan ke kandang satwa,” pungkasnya.

(qlh.-)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini