nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Orangtua Agus Yakin Anaknya Selamat dari Serangan KKB di Papua

Herman Amiruddin, Jurnalis · Kamis 06 Desember 2018 17:52 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 06 609 1987749 orangtua-agus-yakin-anaknya-selamat-dari-serangan-kkb-di-papua-UuMIO12Tlq.jpg Hasmawati, ibu dari Muhammad Agus, yang dikabarkan jadi korban pembantaian KKB. (Foto : Herman Amiruddin/Okezone)

GOWA – Muhammad Agus dikabarkan menjadi salah satu korban penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga, Papua, saat membangun jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak. Orang tuanya mendapat informasi bahwa anaknya selamat dari pembantaian tersebut.

Ibu kandung Agus, Hasmawati Dg Latte kepada Okezone mengatakan, anaknya kini sudah dirawat di rumah sakit. Agus ditemani oleh kedua rekannya di rumah sakit tersebut. Hasmawati meyakini anaknya selamat dari serangan KKB.

Hasmawati mengatakan, anaknya mengalami luka tembak di bagian lengan.

"Tiga orang sudah di rumah sakit. Tiga-tiganya selamat. Hanya terkena tembakan di bagian belakangnya," kata Hasmawati saat ditemui di Dusun Botong, Desa Bontomanai, Kecamatan Bungaya Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis (6/12/2018).

Informasi itu dia dapatkan setelah menghubungi pihak keluarganya yang ada di Papua. Ia pun bersyukur mengetahui Agus dalam kondisi selamat dari pembantaian kelompok separatis di Nduga.

"Alhamdulillah anakku selamat. Saya sudah kontak keluarga yang ada di Papua katanya sekarang sudah ada di rumah sakit," ujar Hasmawati lagi.

(Baca Juga : TNI-Polri Bentuk Tim Pengamanan Pembangunan di Nduga)

Sebelumnya diberitakan, aparat Polres Gowa mengunjungi rumah orang tua Muhammad Agus di Dusun Botong, Desa Bontomanai, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa.

Kapolsek Bungaya, AKP Misbahuddin mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan pihak orang tua dan keluarga Muhammad Agus di Dusun Botong, Bontomanai, Bungaya, Gowa.

"Dalam kordinasi ini pihak keluarga dan orangtua korban mengatakan memang Agus bekerja di Papua. Namun, (keluarga) belum tahu di perusahaan apa tempatnya bekerja," kata Misbahuddin kepada Okezone, Rabu (5/12/2018).

(Baca Juga : 12 Korban Selamat Pembantaian KKB Berhasil Dievakuasi ke Wamena)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini