nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPK Bidik Anggota DPRD Jambi Penerima Suap Zumi Zola

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Jum'at 07 Desember 2018 10:58 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 07 337 1988017 kpk-bidik-anggota-dprd-jambi-penerima-suap-zumi-zola-o0FaoPBGeb.jpg Zumi Zola (Heru Haryono/Okezone)

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membidik para anggota DPRD Jambi yang diduga telah menerima uang suap ketok palu dari Gubernur nonaktif Zumi Zola. Sedikitnya, ada 53 anggota DPRD Jambi yang diduga menerima uang suap.

"Dalam fakta-fakta sidang kan muncul ada dugaan aliran dana pada sejumlah anggota DPRD tentu saja sekarang posisinya tim masih mempelajari lebih lanjut bagaimana pertimbangan-pertimbangan hakim," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat (7/12/2018).

Menurut Febri, pihaknya tidak menutup kemunginan menetapkan para anggota DPRD Jambi yang menerima suap sebagai tersangka. Namun, saat ini KPK masih mempelajari lebih lanjut putusan hakim terhadap Zumi Zola.

"Fakta yang muncul di persidangan sampai nanti jika memang ada bukti yang jauh lebih kuat ada pengembangan perkara itu sangat dimungkinkan," terangnya.

Zumi Zola telah divonis enam tahun penjara dan denda Rp500 juta subsidair tiga bulan kurungan oleh Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Selain pidana pokok, hakim juga mengganjar pidana tambahan pencabutan hak politik selama lima tahun terhadap Zumi Zola.

Zumi Zola saat menjalani sidang vonis di Pengadilan Tipikor Jakarta Kamis (6/12/2018). (Foto : Arie Dwi Satrio/Okezone)

Dalam putusannya, Zumi Zola terbukti menerima gratifikasi sebesar Rp44 miliar dan satu unit mobil Alphard. Gratifikasi tersebut berasal dari Afif Firmansyah Rp34,6 miliar, Asrul Pandapotan Rp2,7 miliar, dan Arfan Rp3 miliar, US30 ribu, serta SGD100 ribu.

Menurut hakim, gratifikasi itu digunakan Zumi Zola untuk melunasi utang-utangnya saat kampanye sebagai calon Gubernur Jambi. Zumi Zola juga dinilai telah mengalirkan uang tersebut untuk keperluan adiknya, Zumi Laza yang akan maju sebagai calon Wali Kota Jambi.

Hakim juga menyatakan Zumi Zola bersalah telah menyuap anggota DPRD Jambi sebesar Rp16,34 miliar. Uang Rp16,34 miliar tersebut diduga untuk memuluskan ketok palu Rancangan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Jambi tahun anggaran 2017-2018.

Adapun, ‎sejumlah anggota DPRD yang disebut menerima uang dari Zumi ialah Cornelis Buston, Zoerman Manap, AR. Syahbandar, Chumaidi Zaidi, Nasri Umar, Zainal Abidin, Hasani Hamid, Nurhayati, Effendi Hatta, Rahimah, Suliyanti, Sufardi Nurzain.

(Baca Juga : Zumi Zola Divonis 6 Tahun Penjara dan Denda Rp500 Juta)

Kemudian M Juber, Pipriyanto, Tartiniah, Ismet Kahar, Gusrizal, Mayloeddin, Zainul Arfan, Elhelwi, Misran, Hilalati Badri, Luhut Silaban, Melihairiya, Budiyako, M Khairil, Bustami Yahya, Yanti Maria Susanti, Muhammadiyah, Syofian Ali, Tadjudin Hasan, Fahrurozi, Muntalia, Sainuddin,

Selanjutnya, Eka Marlina, Hasim Ayub, Agusrama, Wiwit Iswara, Supriyono, Syopian, Mauli, Parlagutan Nasution, Hasan Ibrahim, Rudi Wijaya, Arrahmat Eka Putra, Supriyanto, Nasrullah Hamka, Cekman, Jamaluddin, Muhammad Isroni, Edmon, A Salam, dan Kusnindar.

(Baca Juga : Divonis 6 Tahun Penjara, Zumi Zola : Saya Terima Keputusan Hakim)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini