nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Berhasil Amankan 20 Kg Sabu Jaringan Malaysia di Merak

Muhamad Rizky, Jurnalis · Jum'at 07 Desember 2018 14:04 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 07 337 1988109 polisi-berhasil-amankan-20-kg-sabu-jaringan-malaysia-di-merak-B9KTS77Ysu.jpg Narkoba Jaringan Malaysia (Foto: Muhamad Rizky/Okezone)

JAKARTA - Sebanyak 20 kilogram narkotika jenis sabu berhasil diamankan jajaran Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri. Penangkapan tersebut dilakukan di Pool Bus ALS-Merak, Cilegon Banten terhadap 4 orang tersangka.

Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Kombes Pol Krisno Halomoan Siregar para tersangka yakni MIS (38 tahun), HGS (39 tahun), DJS (37 tahun) dan EZ (48 tahun) mereka merupakan warga Tanjung Balai, Sumatra Utara.

 Baca juga: 5 Pengedar Sabu Ditangkap, 1 Diantaranya Warga Negara Malaysia

“Ada satu tersangka lagi, diduga warga Malaysia masih buron," kata Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Kombes Krisno Siregar di kantornya, Cawang, Jakarta Timur, Jumat, (7/12/2018).

 https://img-z.okeinfo.net/content/2018/12/07/337/1988091/5-pengedar-sabu-ditangkap-1-diantaranya-warga-negara-malaysia-yN70eOfEJv.jpg

Krisno menjelaskan, penangkapan pertama pada Senin 3 Desember 2018 terhadap tersangka MIS yang berperan sebagai pengawas dalam pengiriman sabu dari Tanjung Balai Menuju Jakarta menggunakan bus ALS dari Medan ke Semarang.

 Baca juga: Petugas Gagalkan Penyelundupan Sabu 2 Kg di Dalam Sepatu

Kemudian, petugas melakukan pengembangan pada Selasa 4 Desember 2018 berhasil menangkap HGS yang berperan sebagal operator yang mendatangkan barang dan mengirim barang kepada pemesan.

"Kemudian di hari yang sama, tersangka DJS dan EZ ditangkap. DJS merupakan petugas gudang, sedangkan EZ berperan mengangkut dan mengirimkan sabu dari gudang ke tersangka MIS," ungkapnya.

Dari keterangan para tersangka ungkap Krisno, barang haram itu didapat dari warga negara Malaysia yang kini masih melarikan diri. "Kita masih kembangkan (untuk menangkap WNA)," terangnya.

 Baca juga: Pasutri Bos Narkoba di Makassar Dibekuk, Suaminya Ditembak

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dalam penangkapan ini berupa 20 bungkus plastik kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu seberat 20 kilogram dan enam buah telepon genggam dengan berbagai merek.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya para tersangka dikenai Pasal 112 ayat 2 juncto pasal 132 ayat 1 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama20 tahun serta pidana denda Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar ditambah sepertiga.

Mereka juga terancam pasal Pasal 114 ayat 2 juncto pasal 132 ayat 1 UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda minimal Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini