nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wacana Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Mendagri: Lebih Baik Diberikan Secara Sah

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Sabtu 08 Desember 2018 18:57 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 08 337 1988590 wacana-kenaikan-kepala-daerah-mendagri-lebih-baik-diberikan-secara-sah-LsrXgbaQHX.jpg Mendagri Tjahjo Kumolo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Wacana terkait menaikan gaji kepala daerah seperti gubernur, bupati dan wali kota dinilai sebagai salah satu langkah atau strategi untuk meminimalisir tindakan korupsi.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo pada Malam Penghargaan Innovative Government Award (IGA) Tahun 2018 menyatakan setuju atas rencana tersebut.

"Namun tentunya harus didukung dengan kajian mendalam. Argumennya lebih baik diberikan secara sah ketimbang diambil secara tidak sah," ujar Tjahjo.

Dan secara objektif, gaji kepala daerah saat ini memang masih sangat kecil. Ia juga mencontohkan Pemda DKI Jakarta sebagai organisasi pemerintahan yang sukses mencegah korupsi dengan meningkatkan kesejahteraan aparaturnya di atas rata-rata nasional bahkan mungkin di atas swasta.

"Boleh dikata pemda DKI Zero korupsi. Wajar kalo dapat penghargaan dari KPK," terangnya.

Lebih lanjut, Tjahjo juga menyampaikan langkah lain untuk meminimalisir tindakan korupsi, seperti memberikan alokasi bantuan keuangan bagi partai politik minimal Rp10 ribu pe rsuara seperti hasil kajian yang ada saat ini. Ia juga menuturkan saat ini, alokasi bantuan untuk partai politik baru Rp1.000 per suara.

"Bagaimanapun partai politik adalah sumber rekruitmen pejabat negara, baik Pusat dan daerah. Maka keuangan partai politik yang sehat dan mandiri harus didukung supaya partai politik dapat menggunakan anggarannya tersebut untuk fokus pada kaderisasi, rekruitmen dan pendidikan politik," pungkasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini