JAKARTA - Daerah Ibu Kota Jakarta kerap berlangganan banjir jika memasuki musim penghujan, ditambah dengan prediksi United Nations (UN) atau Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 2025 air di laut utara Jakarta akan mencapai Bundaran Hotel Indonesia (HI).
Menanggapi hal itu, Staf Khusus Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bidang Air dan Sumber Daya Air, Firdaus Ali mengatakan, Jakarta membutuhkan giant sea wall untuk mencegah terjadinya banjir rob.
Kata Firdaus, giant sea wall sekarang dikembangkan menjadi national capital integrated coastl development (NCICD). Menurut dia, proyek tanggul pantai tetap berjalan tapi sekarang kendali di bawah pemerintah pusat yakni Kementerian PUPR.
“Sekarang namanya NCICD (national capital integrated coastal development) dan itu tetap jalan. Sekarang di bawah Kementerian PUPR,” kata Firdaus dalam keterangannya, Senin (10/12/2018).
