Share

Banjir Parah Kepung Pekanbaru, Ratusan Warga Mengungsi

Banda Haruddin Tanjung, Okezone · Selasa 11 Desember 2018 15:02 WIB
https: img.okezone.com content 2018 12 11 340 1989712 banjir-parah-kepung-pekanbaru-ratusan-warga-mengungsi-oIa1CKcdo0.jpg

PEKANBARU - Banjir saat ini melanda Kota Pekanbaru, Riau. Dampak banjir yang cukup parah membuat sebagian warga terpaksa mengungsi ke tempat yang aman.

Pantauan di lapangan, seratusan rumah di Komplek Satitri Asri Kawasan Panam Kecamatan Tampan terendam banjir. Ketinggian air mencapai dada orang dewasa. Warga terlihat sibuk mengevakuasi barang dari dalam rumah. Karena tidak bisa beraktivitas dalam rumah, warga terpaksa mengungsi di salah satu bangunan cukup luas yang letaknya cukup tinggi.

Tokoh masyarakat Perumahan Satitri Asri, Merizon Dahlan mengatakan bahwa semua banjir kali ini merupakan yang terparah selama bebarapa tahun ini. Di perumah Asri Merizon ada sekitar 500 jiwa.

"Semua kompeks kami kami terendam banjir hingga ada yang setinggi dada orang dewasa. Di sini ada 100 lebih Kepala Keluarga. Semuanya kena banjir," ucap Merizon Dahlan, Selasa (11/12/2018).

Untuk pengungsian, warga memprioritaskan wanita dan anak anak serta bayi. Namun di tempat pengungsian yang dihuni warga wanita dan anak anak itu tidak makanan dan minuman serta air bersih.

"Di pengungsian ini tidak ada bantuan dari Pemkot Pekanbaru. Kami sangat membutuhkan bantuan, terutama bayi yang butuh susu. Tolong perhatikan kami. Pemkot Pekanbaru siruslah benahi drainase," harap Merizon yang juga menjabat sebagai Ketua Masjid Baitul Alim.

Selain itu, sejumlah warga Perumahan An Najim Jalan Datuk Tunggul Panam juga terlihat mengungsi. Mereka sebagian berada di masjid. Selain itu sejumlah warga di Jalan Cipta Karya Ujung, Panam Kecamatan Tampan juga membuat tenda darurat untuk mengungsi. Di sana, banjir juga cukup parah.

"Banjir di sini karena hujan deras dini hari hingga pagi. Drainase di wilayah kami jelek," ucap Ilham warga Cipta Karya Ujung.

Selain Panam, daerah banjir parah juga terjadi di Perumahan Witayu Kecamatan Rumbai. Disana sebagian warga sudah mengungsi

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini