TEL AVIV - Salah seorang tokoh politik paling kontroversial di Eropa, Menteri Dalam Negeri Italia, Matteo Salvini, tiba di Israel dalam kunjungan selama dua hari. Hal itu sontak memicu kritik mengenai kebijakan konservatif dan pandangan anti-migrasinya.
Salvini dianggap sebagai kekuatan pendorong dalam pemerintahan Italia dan sedang naik daun dalam gerakan-gerakan nasionalis yang menyebar di Eropa.
Ia memulai lawatannya pada Selasa 11 Desember 2018 dengan mengunjungi perbatasan utara Israel dengan Lebanon, di mana tentara Israel telah menemukan terowongan yang disebut telah dibangun oleh pejuang Hizbullah untuk melangsungkan serangan mereka.
Dilansir dari situs VOA Indonesia, Rabu (12/12/2018), Menteri Salvini dijadwalkan mengadakan konferensi pers. Ia juga akan bertemu dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan mengunjungi monumen Holocaust Yad Vashem.
Netanyahu baru-baru ini menyambut serangkaian pemimpin nasionalis kontroversial yang berkunjung ke Israel, termasuk Perdana Menteri Hongaria, Viktor Orban dan Presiden Filipina, Rodrigo Duterte yang banyak dikecam telah melakukan pelanggaran HAM.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.