nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

250 Bencana Tanah Bergerak Terjadi Sepanjang 2018 di Jawa Barat

CDB Yudistira, Jurnalis · Rabu 19 Desember 2018 04:15 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 19 525 1993171 250-bencana-tanah-bergerak-terjadi-sepanjang-2018-di-jawa-barat-k3W5j4f6do.jpg Ilustrasi

BANDUNG - Sepanjang 2018, tercatat ada 250 kejadian pergerakan tanah atau longsor di Jabar. Jabar sendiri, merupakan wilayah yang paling banyak terjadi longsor, di bawah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Wajar saja banyak terjadi longsor dan pergerakan tanah. Pasalnya, Jabar merupakan provinsi yang didominasi oleh perbukitan, pegunungan, lereng, jalur sungai ditambah curah hujan tinggi belakangan ini menjadi faktor tingginya kasus longsor.

"Potensi daerah longsor di Jawa Barat hampir 70 persennya," ujar Kepala Bidang Mitigasi Gerakan Tanah dari Badan Geologi Kementerian ESDM, Agus Budianto, di Bandung, Selasa (18/12/2018).

Agus mengakui, pihaknya juga sudah menyiapkan peta pergerakan tanah untuk mengetahui potensi kerawanan satu bulan kedepan. Peta ini selalu diperbarui setiap bulan. Masyarakat bisa mengakses informasi terkait potensi bencana melalui laman resmi www.vsi.esdm.go.id.

"Kita juga ada peta jalur jalan potensi gerakan tanah. Ada tiga warna, merah, kuning, dan hijau, yang harus benar-benar diperhatikan pertama adalah yang zona merah," ungkapnya.

Untuk meminimalisir korban jiwa, masyarakat ‎juga diminta aktif mencari tahu potensi bencana dengan bertanya ke warga sekitar ketika melintasi jalur yang dirasa rawan. Selain itu, masyarakat juga bisa melihat apakah daerah tersebut rawan kejadian longsor atau tidak. Misalnya dengan memperhatikan apakah ada bekas runtuhan batu, jalur-jalur air dekat tebing, atau di bagian atas bukit tanaman vegetasinya sedikit.

"Yang harus diperhatikan ketika masuk wilayah yang jalannya berbatasan dengan tebing, bertanyalah apakah curah hujan sedang meningkat di daerah tersebut, karena itu bisa jadi pemicu gerakan tanah," jelasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini