nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penembak Letkol Dono Sempat Kabur Naik Ojek

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Rabu 26 Desember 2018 19:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 26 338 1996292 penembak-letkol-dono-sempat-kabur-naik-ojek-GK72mrco14.jpg Lokasi penembakan anggota TNI di Jatinegara. (Harits Tryan Akhmad/Okezone)

JAKARTA – Oknum TNI AU Serda Jhoni Risdianto sempat melarikan diri menggunakan ojek usai melakukan penembakan terhadap anggota Polisi Militer Angkatan Darat Letkol CPM Dono Kuspriyanto di Jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur.

Kepala Penerangan Kodam Jaya (Kapendam Jaya) Kolonel Kristomei Sianturi menjelaskan, Serda Jhoni melarikan diri dengan menggunakan ojek setelah mengetahui korban tewas.

"Informasinya dia melarikan diri menggunakan ojek. Itu pengakuan sementara dari si terduga pelaku nanti detailnya kita pastikan lagi," kata Kristomei di Kodam Jaya, Cawang, Jakarta Timur, Rabu, (26/12/2018).

Saat ini, dari penyelidikan sementara penembakan dilakukan didahului senggolan kendaraan antara pelaku dan korban. Namun, penyidik dari Pom AU akan mendalami motif tersebut.

Penembakan di Jatinegara (Ist)

Ia juga mengatakan, sampai saat ini pelaku diketahui hanya satu orang. Jika masyarakat menemukan adanya informasi tambahan, bisa disampaikan ke pihak Polri maupun TNI.

"Saya harap kepada masyarakat kalau tahu informasi tersebut sampaikan kepada kita," ujar Kristomei.

Korban Letkol Dono, kata Kristomei, diduga ditembak jarak dekat karena hanya menggunakan senjata api. Dari olah tempat kejadian perkara (TKP), diduga korban tak ada perlawanan.

"Korban tidak menggunakan pistol, korban langsung meninggal ditempat. Tidak ada bukti perlawanan," tutur Kristomei.

(Baca Juga : Penembak Letkol Dono Ditangkap Petugas Gabungan di Cililitan)

Pihak TNI memastikan penembakan ini merupakan kejahatan kriminal murni. Kejadian itu diduga kuat dipicu oleh hal sepele yakni senggolan kendaraan korban dan pelaku.

Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku diketahui dalam keadaan mabuk. Korban ditembak saat sedang mengendarai mobil berpelat dinas TNI AD di jalur busway.

(Baca Juga : Peristiwa Penembakan Letkol Dono Murni Kriminal, TNI AU Minta Tak Disangkutkan Isu Lain)

Dalam peristiwa itu, pelaku menembak korban sebanyak enam kali. Dua dibagian depan, lalu dua bagian belakang kendaraan, dan dua peluru tajam bersarang di pelipis dan perut korban.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini