nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jadi Korban Pelecehan Bosnya, Karyawati Kontrak Ini Malah Di-PHK

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Jum'at 28 Desember 2018 14:22 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 28 337 1997096 jadi-korban-pelecehan-bosnya-karyawati-kontrak-ini-malah-di-phk-ZfTpm2KWVB.jpg Ilustrasi Pelecehan Seksual (Shutterstock)

JAKARTA - Seorang karyawan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, RA (27) mengaku menjadi korban pelecehan seksual. Perbuatan tersebut diduga dilakukan oleh atasannya sendiri di dewan pengawas BPJS Ketenagakerjaan berinisial SAB.

"Saya menjadi korban empat kali tindakan pemaksaan hubungan seksual, baik di dalam maupun di luar kantor," katanya kepada wartawan, di Cikini, Jakarta Pusat. Jumat (28/12/2018).

 Baca juga: Putusan MA: Baiq Nuril Bikin Malu Keluarga Besar Haji Muslim

Sebelumnya, RA pernah melaporkan prilaku yang tidak terpuji SAB ke salah satu Dewan Pengawas yang juga merupakan temannya pelaku. Naas bukannya mendapatkan perlindungan, RA malah diabaikan atas laporannya, bahkan SAB terus melakukan tindakan pemerkosaan terus menerus.

 Pelecehan seksual (Shutterstock)

"Sejak pertama kali saya mengalami kekerasan seksual pada 2016, saya sudah melaporkan tindakan saya tersebut pada seorang anggota Dewan pengawas. Meskipun beliau berjanji akan melindungi saya. namun ternyata perlindungan tersebut tidak pernah diberikan sehingga saya terus menjadi korban pelecehan dan pemaksaan hubungan seksual," ucapnya.

 Baca juga: Menelusuri Keseharian Pelapor Baiq Nuril

Ironisnya, setelah RA mencari keadilan dan menulis kejadian yang dialaminya melalui media sosial. RA malah mendapatkan surat tentang pemberhentian kontraknya.

"Ternyata, Dewan Pengawas justru membela perilaku bejat itu. Hasil Rapat Dewan Pengawas pada 4 Desember justru memutuskan untuk mengeluarkan Perjanjian Bersama yang isinya me-PHK saya sejak akhir Desember 2018. Saya menolak menandatangani Surat Perjanjian Bersama tersebut," tuturnya.

 Baca juga: Berkaca dari Kasus Baiq Nuril: Penggunaan UU ITE Mengkhawatirkan

Oleh karena itu, pihaknya akan melaporkan atas peristiwa itu ke pihak kepolisian. "Rencana hari Senin akan memproses secara hukum," tutupnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini