JAKARTA – Mantan narapidana terorisme, Sofyan Tsauri mengatakan, negara harus melibatkan TNI AD dalam memburu kelompok teroris Ali Kalora CS di hutan yang berlokasi di Poso dan Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng). Sebab, pola penyerangan yang digunakan para mantan anak buah Santoso itu menggunakan sistem gerilya, sehingga mesti dilawan dengan cara serupa dan tepat sasaran.
“Ini kan pola gerilya, maka counternya gerilya. Saya rasa marka darat sudah punya semua itu, kalau serius pasti selesai,” Kata Sofyan kepada Okezone, Rabu (2/1/2019).

Apabila dalam perburuan Ali Kalora CS, TNI AD juga dilibatkan, kata dia, maka kelompok separatis itu diperkirakan dalam waktu singkat akan menyerah. Menurutnya, untuk melanjutkan Operasi Tinombala di Poso maka kepolisian harus kembali meminta bantuan TNI agar operasi lebih efektif, karena wilayahnya berada di hutan.