Sofyan menambahkan, kepolisian bisa membantu TNI dengan cara melakukan upaya persuasif kepada kelompok tersebut agar mau turun dari tempat persembunyiannya. Hal itu bertujuan untuk meminimalisir terjadinya pertumpahan darah di sana.
“Tetap mengimbau agar mereka turun, baik dengan pendekatan persuasif, atau dengan yang represif,” jelasnya.

Seperti diketahui, Jajaran Mabes Polri menerjunkan empat Satuan Setingkat Peleton (SST) untuk memburu kelompok teroris Ali Kalora mantan anak buah Santoso. Empat SST tersebut berasal dari dua peleton Brimob, satu peleton Poso, dan satu lagi dari Palu.
"Telah di tugaskan dua SST Brimob, satu SST dari Poso dan satu SST dari Palu untuk back up Polres Parimo dalam melakukan pengejaran (kelompok Ali Kalora)," kata Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo kepada Okezone, kemarin.
(Awaludin)